Empat Pengabdi Negeri Menutup Babak Pengabdian di Maluku Tenggara

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 29 Desember 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Empat Pengabdi Negeri Menutup Babak Pengabdian di Maluku Tenggara

Langgur, TribunNusantara.web.id | Senin pagi di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara terasa berbeda. Tidak ada pelantikan, tidak pula pengumuman jabatan baru. Yang hadir justru sebuah jeda: perpisahan empat aparatur sipil negara yang menutup puluhan tahun pengabdian mereka kepada daerah.

Bupati Maluku Tenggara, H. M. Thaher Hanubun, secara resmi melepas Bernardus Rettob, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah; Bruno Ohoiwutun, Kepala Badan Pendapatan Daerah; H. Thalib Renhoran, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana; serta Hasyim Rengil, Kepala Bagian Umum Setda Maluku Tenggara. Keempatnya memasuki masa purnabakti setelah mengabdi antara tiga hingga hampir empat dekade.

Dalam sambutannya, Thaher Hanubun menyebut masa pensiun bukanlah penanda akhir pengabdian. Ia justru melihatnya sebagai awal peran baru—di luar ruang birokrasi, tetapi tetap di jantung kehidupan masyarakat.

“Pengabdian tidak berhenti saat jabatan berakhir,” kata Thaher. “Pengalaman dan pengetahuan bapak-bapak sekalian adalah modal besar bagi keluarga, lingkungan, dan generasi muda di Maluku Tenggara.”

Bupati juga mengajak para purnabakti untuk tetap aktif, menjaga kesehatan, serta terus berkontribusi melalui kegiatan sosial dan keagamaan. Menurutnya, kehadiran para mantan birokrat senior ini masih dibutuhkan, terutama sebagai penopang nilai dan etika pelayanan publik.

Di hadapan para ASN yang masih aktif, Thaher menegaskan pentingnya menjadikan para purnabakti sebagai teladan. Konsistensi, loyalitas, dan ketekunan yang ditunjukkan selama puluhan tahun dinilainya sebagai fondasi utama birokrasi yang melayani.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian bapak-bapak sekalian,” ujar Thaher.

Acara pelepasan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Ucapan selamat dan doa mengiringi langkah keempat ASN tersebut memasuki masa purnabakti—sebuah fase baru setelah perjalanan panjang sebagai pengabdi negeri.

(Evav)