Festival Senandung Jukulele: Jaga Akar Budaya, Bawa Ambon ke Panggung Dunia

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 12 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Festival Senandung Jukulele: Jaga Akar Budaya, Bawa Ambon ke Panggung Dunia

Ambon,Tribun-nusantara.web.id. Wakil Walikota Ambon Ely Toisutta menghadiri dan menyampaikan sambutan sekapur sirih dalam pembukaan Festival Senandung Jukulele di Gedung  Teater Taman Budaya Karang Panjang, Selasa (12/5/2026). Acara yang memeriahkan pelestarian budaya ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath serta perwakilan Kepala Pelestarian Kebudayaan Wilayah XX Maluku, Direktur Ambon City of Music.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota mengajak hadirin memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas pertemuan yang bermakna ini. Ia menegaskan bahwa pengakuan Kota Ambon sebagai Ambon City of Music oleh UNESCO bukan sekadar penghargaan semata, melainkan amanat besar yang harus dijaga dan dikembangkan melalui pelestarian budaya serta pembangunan ekosistem musik yang berkelanjutan.

“Jukulele bukan hanya sekadar alat musik, melainkan bagian dari perjalanan sejarah, kekuatan budaya, dan cerminan harmoni sosial masyarakat Ambon. Bagi generasi terdahulu, alat musik ini menjadi sarana kebersamaan dan wadah untuk menyampaikan cerita kehidupan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelestarian Jukulele saat ini tidak hanya berhenti pada pemeliharaan bunyi dan bentuk instrumen, tetapi juga harus dikembangkan dengan pendekatan modern tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya aslinya. Di era saat ini, promosi budaya harus dilakukan secara inovatif. Jukulele memiliki potensi besar untuk dikenal lebih luas melalui media digital, pertunjukan kreatif, pariwisata budaya, hingga kerja sama lintas daerah dan internasional.

“Dengan cara demikian, warisan budaya ini tidak hanya bertahan di lingkungan lokal, tetapi juga mampu bersaing dan tampil di panggung dunia,” tambahnya.

Wakil Walikota menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Kebudayaan RI melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Maluku, Sanggar Inserbel Musik Benteng selaku penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menjadikan festival ini sebagai wadah ekspresi budaya yang kreatif dan inklusif.

“Kami berharap Festival Senandung Jukulele dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang, guna memperkuat posisi Ambon sebagai Kota Musik Dunia. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah menggagas kegiatan ini. Semoga acara ini berjalan sukses dan penuh makna,” tutupnya.

(H.R)