Gadis 23 Tahun Asal Manggarai Jadi Korban Penganiayaan Kekasihnya
Jakarta, TribunNusantara.web.id | Di sudut Jakarta Timur, sebuah kabar duka mengguncang hati banyak orang, terutama keluarga dan Masyarakat Manggarai.
Irnakulata Murni (23), seorang gadis asal Ngkaer, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai-NTT, ditemukan tak bernyawa di kamar kostnya di Jalan Haji Jusin No. 27, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, pada Jumat malam, 12 September 2025.
Irnakulata, yang akrab disapa teman-temannya sebagai Murni, merantau ke Jakarta sejak tahun 2023 dengan mimpi sederhana: bekerja keras demi masa depan, sekaligus membantu keluarga di kampung halaman. Namun, mimpi itu kandas dengan cara yang begitu tragis.
Ia diduga menjadi korban penganiayaan oleh kekasihnya sendiri, berinisial FF (16), remaja asal Padang, Sumatera Barat.
Hubungan asmara yang awalnya terlihat biasa ternyata menyimpan bara. Pertengkaran demi pertengkaran membayang, hingga akhirnya berujung pada tindakan kejam yang merenggut nyawa Murni.
Kematian Murni bukan hanya menyisakan luka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menjadi cermin getir tentang rentannya perempuan muda perantau terhadap kekerasan.
Seorang gadis dengan semangat hidup dan tekad kuat harus pergi terlalu cepat, meninggalkan duka yang sulit dihapuskan.
Di kampung Ngkaer, kabar kematian ini meneteskan air mata banyak orang. Orang tua dan keluarga yang melepasnya dua tahun lalu dengan doa dan harapan, kini hanya bisa menyambutnya kembali dalam peti jenazah.
Murni menjadi simbol pilu: seorang anak rantau yang berjuang, tetapi takdir mempertemukannya dengan kekerasan yang merampas hidupnya.
Turut berduka yang mendalam. Istirahat dalam damai.
Wrutter : Bruce Elang








































Komentar via Facebook