GAMKI MBD DAN PCPS GMKI CABANG TIAKUR AUDIENSI DENGAN SKK MIGAS, DORONG REALISASI MANFAAT BLOK MASELA BAGI MASYARAKAT DAERAH.

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 21 April 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

GAMKI MBD DAN PCPS GMKI CABANG TIAKUR AUDIENSI DENGAN SKK MIGAS, DORONG REALISASI MANFAAT BLOK MASELA BAGI MASYARAKAT DAERAH.

MALUKU  BARAT DAYA  (TIAKUR) TRIbunNusantara  - Web  - id /Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) bersama Pengurus Cabang Perkumpulan Senior (PCPS) GMKI Cabang Tiakur melakukan audiensi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) di Lantai 36 Gedung SKK Migas, Jakarta, pada Senin (20/4/2026).

Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua GAMKI MBD Eros J. Akse, Sekretaris PCPS GMKI Cabang Tiakur Jefry R. Rehiraky, serta pengurus GAMKI MBD Marthen Watrimny. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemangku kepentingan sektor energi, khususnya terkait pengembangan Blok Masela yang berada di antara wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua GAMKI MBD, Eros J. Akse, menyampaikan apresiasi kepada SKK Migas atas dukungannya sebagai narasumber dalam webinar nasional terkait Blok Masela yang telah diselenggarakan pada 13 Maret 2026 lalu. Menurutnya, kehadiran SKK Migas dalam forum tersebut memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat mengenai potensi besar proyek strategis nasional itu.

Selain menyampaikan apresiasi, GAMKI MBD juga menyatakan dukungan penuh kepada SKK Migas dan INPEX dalam proses persiapan pembangunan hingga tahap produksi migas di Blok Masela. Dukungan tersebut disertai harapan agar manfaat dari proyek besar ini benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat lokal, khususnya masyarakat di wilayah terdampak.

 “Kami mendukung penuh langkah SKK Migas dan INPEX dalam pengembangan Blok Masela serta berharap manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Eros.

Dalam audiensi itu, GAMKI MBD juga mendorong percepatan realisasi berbagai kesepakatan yang telah dibangun antara Pemerintah Daerah MBD, SKK Migas, dan INPEX. Salah satu poin utama yang didorong adalah pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di MBD sebagai sarana peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal agar masyarakat setempat siap bersaing dan terlibat langsung dalam proyek pengembangan Blok Masela.

Selain sektor tenaga kerja, GAMKI MBD juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam mendukung kebutuhan logistik proyek, seperti penyediaan bahan pangan berupa ikan, telur, daging, serta sayur-mayur. Tidak hanya itu, masyarakat juga diharapkan dapat berpartisipasi sebagai pemasok material konstruksi seperti batu dan pasir, sehingga dampak ekonomi proyek ini benar-benar dirasakan secara luas oleh masyarakat di daerah.

Lebih lanjut, GAMKI MBD meminta dukungan SKK Migas dan INPEX melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat di MBD. Program-program tersebut diharapkan berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, serta pelayanan kesehatan sebagai bagian dari kontribusi sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar wilayah proyek.

Eros juga berharap seluruh tahapan persiapan pengembangan Blok Masela dapat berjalan lancar dan proses groundbreaking proyek dapat segera dilaksanakan, sehingga manfaat ekonomi yang besar dari proyek ini dapat segera dirasakan baik oleh daerah maupun negara.

 “Harapan kami, proyek ini ke depan dapat memberikan manfaat besar bagi negara Indonesia, khususnya bagi Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Barat Daya,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris SKK Migas, Luky Agung Yusgiantoro, menyampaikan apresiasi atas inisiatif GAMKI MBD dan PCPS GMKI Cabang Tiakur dalam mendukung sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat mengenai pengembangan Blok Masela.

 “Kami mengucapkan terima kasih atas inisiatif GAMKI MBD dan PCPS GMKI Cabang Tiakur dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengembangan Blok Masela,” ujar Luky.

Ia menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan Blok Masela saat ini masih terus berjalan dan membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, terutama masyarakat Maluku, khususnya di wilayah MBD dan KKT. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan proyek strategis nasional tersebut.

Luky berharap, ketika proyek Blok Masela mulai berjalan, dampak positifnya dapat dirasakan secara nyata melalui peningkatan ekonomi masyarakat, terbukanya lapangan kerja, dan tumbuhnya sektor-sektor pendukung lainnya di daerah.

 “Semoga pengembangan Blok Masela dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Audiensi ini menjadi wujud nyata kepedulian organisasi kepemudaan di Maluku Barat Daya dalam memastikan bahwa proyek strategis nasional seperti Blok Masela tidak hanya berorientasi pada kepentingan investasi, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat lokal.

(KAREL MOA)