Gempa Flores Mengguncang, PP GMKI Gerakkan Solidaritas Nasional: Cabang dan Rakyat Diajak Galang Donasi
Gempa Flores Mengguncang, PP GMKI Gerakkan Solidaritas Nasional: Cabang dan Rakyat Diajak Galang Donasi
JAKARTA Tribunnusantara-web.id — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) menyerukan gerakan solidaritas nasional untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Seruan tersebut ditujukan kepada seluruh cabang GMKI di berbagai daerah di Indonesia sekaligus kepada masyarakat luas agar mengambil bagian dalam penggalangan donasi bagi para korban bencana.
PP GMKI menyampaikan seruan penggalangan dana tersebut sejak 18 Agustus 2026. Seluruh donasi yang dihimpun dari cabang-cabang GMKI setanah air akan dikumpulkan pada 25 Agustus 2026, sebelum selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Sekretaris Fungsi Masyarakat PP GMKI, Rudy Raubun, menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak boleh berhenti pada pernyataan keprihatinan. Menurutnya, kepedulian harus diwujudkan melalui tindakan nyata.24/8/26
“Di tengah masa kesulitan seperti saat ini, solidaritas harus terus kita hidupkan. Semangat rakyat bantu rakyat adalah kekuatan yang harus kita rawat. Aksi penggalangan donasi ini merupakan salah satu langkah konkret GMKI dalam menjalankan misi kemanusiaan yang nyata,” ujar Rudy.»
Ia menegaskan, kehadiran organisasi kemahasiswaan tidak boleh hanya terbatas pada ruang diskusi, kajian maupun advokasi. Ketika masyarakat menghadapi bencana, organisasi juga harus mampu hadir memberikan dukungan nyata.
“GMKI tidak boleh hanya hadir dalam ruang-ruang diskusi dan advokasi, tetapi juga harus mampu hadir secara langsung ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” tegasnya.
Menurut Rudy, bencana yang menimpa masyarakat Flores harus menjadi momentum untuk memperkuat gotong royong dan kepedulian antarsesama anak bangsa. Karena itu, gerakan “rakyat bantu rakyat” harus diperluas agar bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi warga yang sedang menghadapi dampak bencana.
PP GMKI juga mengajak masyarakat dari berbagai latar belakang untuk tidak tinggal diam. Setiap orang dapat mengambil bagian sesuai kemampuan, karena bantuan sekecil apa pun akan memiliki arti ketika dihimpun secara bersama-sama.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, mari kita bergotong royong. Mari kita sisihkan sebagian rezeki yang kita miliki untuk membantu saudara-saudara kita di NTT yang sedang menghadapi bencana. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, ketika dilakukan bersama-sama akan menjadi kekuatan besar bagi mereka yang membutuhkan,” lanjut Rudy.»
PP GMKI berharap seluruh cabang GMKI di Indonesia dapat bergerak secara aktif dan memastikan semangat solidaritas tersebut tidak berhenti sebagai seruan organisasi.
Gerakan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa dalam menghadapi bencana, kepedulian sosial dan kemanusiaan harus melampaui batas wilayah, organisasi maupun kepentingan kelompok.
Dari Flores untuk Indonesia, dari rakyat untuk rakyat. Solidaritas yang digerakkan bersama diharapkan mampu membantu meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus memperkuat persaudaraan dan semangat kemanusiaan di tengah bangsa yang sedang menghadapi bencana.
Editor: Bruce Elang








































Komentar via Facebook