Gowes Pagi, Bupati Hanubun “Sentil” SMP Unggulan Ohoijang: Kalau Tak Lebih Hebat, Sama Saja dengan Sekolah Biasa
Gowes Pagi, Bupati Hanubun “Sentil” SMP Unggulan Ohoijang: Kalau Tak Lebih Hebat, Sama Saja dengan Sekolah Biasa
Langgur Tribunnusantara-web.id – Suasana pagi di SMP Negeri Unggulan Ohoijang, Kabupaten Maluku Tenggara, mendadak berubah ketika Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, singgah saat berolahraga sepeda, Jumat (29/5/2026).
Tak sekadar menyapa, Hanubun langsung berdialog terbuka dengan para siswa dan melontarkan pertanyaan yang memancing semangat sekaligus refleksi.
“Yang unggul itu apa?” tanya Hanubun di hadapan para pelajar.
Pertanyaan tersebut langsung dijawab siswa secara serempak. Ada yang menyebut sikap, kecerdasan, pengetahuan, keterampilan hingga disiplin sebagai ciri sekolah unggulan.
Mendengar jawaban itu, Hanubun memberikan apresiasi, namun sekaligus mengingatkan bahwa label “unggulan” bukan sekadar nama atau status yang dipasang di papan sekolah.
“Semuanya harus lebih unggul dari yang lain,” tegas Hanubun.
Menurutnya, sekolah unggulan harus mampu menunjukkan kualitas nyata, baik dalam prestasi akademik maupun karakter siswa. Ia menekankan bahwa keunggulan harus terlihat dari etika, kedisiplinan, kebersihan lingkungan sekolah, hingga kesiapan siswa menghadapi perkembangan zaman.
Hanubun bahkan memberi sindiran halus bahwa status unggulan tidak ada artinya bila kualitasnya biasa-biasa saja.
“Karena sekolah ini dituntut. Kalau tidak mengungguli atau tidak punya kemampuan lebih, lebih baik sama seperti SMP-SMP lain,” ujarnya disambut perhatian serius para siswa.
Kunjungan spontan itu terjadi saat Hanubun bersepeda dari Rumah Dinas Bupati di Kota Tual menuju pusat Kota Langgur. Di tengah perjalanan, ia memilih singgah dan berbincang langsung dengan siswa sebagai bentuk perhatian terhadap dunia pendidikan di Maluku Tenggara.
Kehadiran orang nomor satu di Maluku Tenggara tersebut disambut antusias para pelajar. Mereka tampak bersemangat menjawab pertanyaan dan mendengarkan pesan motivasi yang disampaikan.
Bagi Hanubun, pendidikan bukan hanya soal ruang kelas dan angka kelulusan, tetapi tentang membangun generasi yang bermental kuat, disiplin, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan.
Kunjungan singkat itu sekaligus menjadi pesan tegas Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bahwa sekolah unggulan harus benar-benar menjadi tempat lahirnya generasi unggul, bukan sekadar menyandang nama tanpa kualitas.
(Redaksi Tribunnusantara)








































Komentar via Facebook