Gubernur Maluku Lantik Dua Pejabat Eselon II, Perkuat Birokrasi dan Dorong Layanan Publik
Gubernur Maluku Lantik Dua Pejabat Eselon II, Perkuat Birokrasi dan Dorong Layanan Publik
AMBON Tribunnusantara-web.id – Pemerintah Provinsi Maluku kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dua pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah serta mempercepat pelayanan publik.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa melantik Alwiyah Fadlun Alaydrus sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) serta Nurjanah Yunus sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Selasa (5/5/2026), di ruang kerja Gubernur.
Pelantikan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Maluku Nomor 636 Tahun 2026 tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, tertanggal 4 Mei 2026.
Alwiyah Fadlun Alaydrus menggantikan pejabat sebelumnya yang memasuki masa pensiun awal Mei 2026. Sosok yang dikenal sebagai birokrat senior itu sebelumnya menjabat Kepala Biro Organisasi Setda Maluku dan pernah dipercaya sebagai Penjabat Bupati Kepulauan Tanimbar. Rekam jejaknya kuat dalam reformasi birokrasi dan penataan kelembagaan daerah.
Sementara itu, Nurjanah Yunus menjadi “wajah baru” di jajaran eselon II Pemprov Maluku. Ia menggantikan pejabat sebelumnya yang sempat menjabat Plt Kepala Dinas Perkim. Nurjanah sebelumnya berkarier di Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dengan sejumlah jabatan strategis, termasuk Kepala Dinas PUPR hingga Plh Sekda, sebelum akhirnya dimutasi ke Pemprov Maluku.
Gubernur Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa proses pengangkatan kedua pejabat tersebut telah melalui mekanisme kepegawaian yang sesuai aturan, termasuk evaluasi kinerja dan pemetaan kebutuhan organisasi.
“Pejabat yang dilantik telah memenuhi kompetensi dan kapabilitas. Jabatan ini adalah amanah, bukan sekadar kebanggaan, tetapi ruang pengabdian untuk menghadirkan kerja nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Dengan pengisian jabatan ini, Pemprov Maluku berharap percepatan kinerja dapat terjadi, terutama pada sektor investasi, pelayanan perizinan, serta pengembangan kawasan permukiman yang menjadi fokus pembangunan daerah.
"Elang Kei"








































Komentar via Facebook