Gugus Tugas Polri Catat Capaian Strategis Nasional: dari Ketahanan Pangan hingga Pendidikan

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 23 Oktober 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Gugus Tugas Polri Catat Capaian Strategis Nasional: dari Ketahanan Pangan hingga Pendidikan

Jakarta, TribunNusantara.web.id | 22 Oktober 2025 — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Gugus Tugas Polri mencatat berbagai capaian penting sepanjang tahun 2025 dalam mendukung program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan, perumahan, dan pendidikan. Laporan ini menegaskan kontribusi konkret Polri dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat serta menopang agenda pembangunan pemerintah.

Dalam sektor ketahanan pangan, Polri menginisiasi program penanaman jagung di berbagai wilayah dengan total luas lahan mencapai 566.572 hektar dan produksi sebesar 2,83 juta ton hingga Oktober 2025. Target akhir tahun diproyeksikan menembus 1 juta hektar lahan dengan produksi 4 juta ton jagung.

Selain itu, Gugus Tugas Polri menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 85.556 kegiatan, menyalurkan lebih dari 111 ribu ton beras SPHP ke berbagai daerah di Indonesia.

Di sisi lain, Polri juga mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membentuk 771 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

Dua di antaranya — SPPG Pejaten dan SPPG Cipinang — telah memperoleh sertifikat halal dan laik higiene sanitasi dari BPJPH. Upaya ini menjadi bukti komitmen Polri menjaga keamanan pangan dan kesehatan publik.

Untuk program perumahan bagi anggota Polri (PNPP), kepolisian bekerja sama dengan Asabri dan 104 pengembang lokal, dengan target 2.000 unit rumah per tahun. Hingga triwulan IV 2025, telah terbangun 27.914 unit rumah yang kini dimanfaatkan anggota Polri beserta keluarganya. Atas capaian tersebut, Polri menerima penghargaan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman atas kontribusinya dalam penyediaan hunian layak.

Sementara dalam bidang pendidikan, pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) menunjukkan progres signifikan. Pembangunan di Gunung Sindur ditargetkan rampung pertengahan 2026.

Angkatan pertama kini telah menempuh pendidikan di Global Darussalam Academy, sementara progres fisik pembangunan — meliputi masjid, academic center, dan asrama siswa — telah mencapai 14,5 persen.

Kadivhumas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho menegaskan, seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja lintas fungsi di tubuh Polri dan kolaborasi dengan berbagai kementerian serta lembaga.

“Polri terus berupaya mendukung kebijakan strategis pemerintah melalui berbagai gugus tugas yang dibentuk. Keberhasilan ini tidak hanya memperkuat ketahanan nasional di sektor pangan, tapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan anggota Polri,” ujar Irjen. Sandi.

Ia menambahkan, Gugus Tugas Polri tidak hanya mengejar target angka, melainkan memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan publik.

“Kami berkomitmen agar setiap program berjalan transparan, terukur, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga menyejahterakan bangsa,” tegasnya.

Dengan capaian tersebut, Gugus Tugas Polri meneguhkan perannya sebagai pilar pendukung pembangunan nasional 2025–2026, terutama di bidang ketahanan pangan, energi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.