Guru Tual Naik Level! Belajar AI, Kini Siap Cetak Buku Ajar Digital dan Jadi “Guru Sakti”

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 24 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Guru Tual Naik Level! Belajar AI, Kini Siap Cetak Buku Ajar Digital dan Jadi “Guru Sakti”

Guru Tual Naik Level! Belajar AI, Kini Siap Cetak Buku Ajar Digital dan Jadi “Guru Sakti”

TUAL Tribunnusantara-web.id – Dunia pendidikan di Kota Tual mulai bergerak naik kelas. Di tengah derasnya perkembangan teknologi digital, para guru kini tidak lagi hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga didorong menjadi kreator pembelajaran berbasis teknologi.

Hal itu terlihat dalam Workshop Penulisan Buku Ajar dengan Bantuan Artificial Intelligence (AI) yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual di aula kantor dinas setempat, Jumat (16/05/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah serius pemerintah daerah dalam membangun generasi pendidik modern melalui program “Guru Sakti” — guru yang adaptif, kreatif, inovatif, dan melek teknologi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual, Zein Nuhuyanan, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pedagogik dan profesionalisme guru tidak bisa lagi dilakukan dengan cara lama.

Menurutnya, guru masa kini harus mampu mengikuti perubahan zaman dan menghadirkan metode pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi digital, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence.

“Workshop penulisan buku ajar berbantuan AI menjadi langkah strategis mendukung guru menghasilkan karya pembelajaran berkualitas dan berdampak langsung kepada peserta didik,” tegasnya.

Ia berharap para guru mampu memanfaatkan teknologi AI bukan sekadar tren, tetapi menjadi alat bantu untuk menciptakan buku ajar yang inovatif, kreatif, efektif, dan mudah dipahami murid.

Dalam kesempatan itu, Zein juga memberikan apresiasi kepada Andi Ridwan dan Maya Renuat yang dinilai berhasil membuka ruang belajar baru bagi para guru di Kota Tual.

Menurutnya, kolaborasi seperti ini penting dibangun sebagai budaya kerja profesional di lingkungan pendidikan. Guru tidak boleh tertinggal dari perkembangan teknologi yang bergerak cepat.

Workshop tersebut diikuti peserta dari berbagai satuan pendidikan di Kota Tual. Para peserta mendapatkan materi tentang strategi penulisan buku ajar modern, pemanfaatan AI dalam penyusunan materi pembelajaran, hingga teknik menghasilkan bahan ajar kreatif dan interaktif.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tual berharap lahir lebih banyak guru inovatif yang mampu menghasilkan karya edukatif berkualitas sekaligus memperkuat transformasi pendidikan menuju sistem pendidikan yang maju, adaptif, dan profesional.

Di era digital saat ini, guru bukan lagi sekadar pengajar di depan kelas. Guru dituntut menjadi kreator ilmu pengetahuan, pengembang konten pendidikan, dan penggerak transformasi pembelajaran berbasis teknologi.

(Redaksi Tribunnusantara)