H-1 HUT KE-81 RI, Mimika Timur Bergetar! Paskibra Pelajar Siap Tegakkan Sang Merah Putih

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 15 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

H-1 HUT KE-81 RI, Mimika Timur Bergetar! Paskibra Pelajar Siap Tegakkan Sang Merah Putih

H-1 HUT KE-81 RI, Mimika Timur Bergetar! Paskibra Pelajar Siap Tegakkan Sang Merah Putih

MIMIKA TIMUR, PAPUA TENGAH  Tribunnusantara-web.id — Detik-detik menuju peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Distrik Mimika Timur semakin terasa. Sehari menjelang upacara, seluruh petugas mengikuti gladi kotor dan gladi resik di halaman Kantor Distrik Mimika Timur, Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIT.

Bukan sekadar latihan baris-berbaris. Gladi tersebut menjadi ujian terakhir bagi seluruh petugas untuk memastikan setiap langkah, penghormatan, aba-aba hingga prosesi pengibaran Sang Merah Putih berlangsung tepat, disiplin, tertib dan penuh kehormatan.

Dalam prosesi penaikan bendera, Kepala Distrik Mimika Timur dijadwalkan bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Peltu Herman Resubun dipercaya sebagai Perwira Upacara dan Sertu Yulius Nampe sebagai Komandan Upacara.

Tugas pembawa acara dipercayakan kepada Koptu Dadang dan Ibu Santi.

Sorotan utama tertuju kepada para pelajar yang dipercaya mengemban tugas mulia dalam formasi pengibar bendera. Fiktor dari SMK Amamapare bertugas sebagai penarik, Aura Zaneta Ngutra dari SMK Amamapare sebagai pembawa bendera, sedangkan Simon bertugas sebagai penggerek.

Tiga Pelajar, Satu Amanah: Menjaga Kehormatan Merah Putih

Di balik seragam dan langkah tegap para pelajar tersebut, tersimpan pesan besar tentang regenerasi.

Mereka bukan hanya menjalankan tugas seremonial. Mereka sedang membawa simbol perjuangan bangsa di hadapan masyarakat Mimika Timur.

 

Setiap langkah harus presisi. Setiap gerakan harus disiplin. Dan ketika Sang Merah Putih perlahan naik ke puncak tiang, seluruh perhatian akan tertuju pada mereka.

 

Untuk prosesi penurunan bendera, Danramil 07/Mapurjaya Kapten Inf Ahmad Saleh dijadwalkan menjadi Inspektur Upacara.

Formasi petugas terdiri dari Fiktor dari SMK Amamapare sebagai penggerek, Danel Papilaya dari SMK Negeri 2 sebagai pembawa bendera, dan Simon dari SMK Negeri 2 sebagai penarik.

Bukan Sekadar Upacara, Tetapi Menanamkan Nasionalisme

Gladi yang digelar hingga tahap akhir ini menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremoni.

Di Mimika Timur, semangat kemerdekaan ditanamkan melalui disiplin generasi muda.

Para pelajar diberi ruang untuk mengambil bagian langsung dalam momentum bersejarah bangsa. Dari sinilah nilai tanggung jawab, keberanian, kekompakan, disiplin dan kecintaan terhadap tanah air terus diwariskan.

Generasi muda Papua bukan hanya penonton sejarah. Mereka adalah bagian dari sejarah Indonesia.

Karena itu, ketika Sang Merah Putih berkibar di langit Mimika Timur pada 17 Agustus nanti, yang berdiri tegak bukan hanya para petugas upacara.

Di sana ada semangat generasi muda Papua.

Ada kehormatan.

Ada pengabdian.

Dan ada pesan kuat bahwa Merah Putih tetap berkibar di tanah Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

MIMIKA TIMUR SIAP!

PASKIBRA SIAP!

MERAH PUTIH SIAP BERKIBAR!

Penulis: MGF