Hadapi Era Blok Masela, Pemkab MBD Gandeng BPVP Ambon Buka Pelatihan Kerja Gratis untuk Anak Daerah

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 15 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Hadapi Era Blok Masela, Pemkab MBD Gandeng BPVP Ambon Buka Pelatihan Kerja Gratis untuk Anak Daerah

Hadapi Era Blok Masela, Pemkab MBD Gandeng BPVP Ambon Buka Pelatihan Kerja Gratis untuk Anak Daerah

TIakur, Tribunnusantara-web.id Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mulai bergerak menyiapkan sumber daya manusia lokal menghadapi geliat investasi dan masuknya industri besar di kawasan perbatasan, termasuk proyek strategis nasional Blok Masela.

Melalui kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon, Pemkab MBD resmi membuka program pelatihan kerja gratis bagi masyarakat, khususnya generasi muda daerah yang ingin memiliki keterampilan dan sertifikasi kompetensi nasional.15/05/2026

Langkah ini dinilai penting agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton ketika proyek-proyek besar mulai beroperasi di wilayah Maluku, terutama di kawasan selatan yang diproyeksikan menjadi jalur pertumbuhan ekonomi baru.

Program pelatihan tersebut difokuskan untuk membentuk tenaga kerja yang siap pakai, kompeten, dan mampu bersaing di dunia industri maupun sektor jasa yang diperkirakan akan berkembang seiring hadirnya investasi berskala nasional.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan dan investasi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas SDM masyarakat lokal. Sebab tanpa kesiapan tenaga kerja daerah, peluang kerja justru berpotensi dikuasai tenaga dari luar.

Karena itu, pelatihan kerja gratis ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab MBD dalam memastikan putra-putri daerah memiliki bekal keterampilan yang memadai sebelum arus industri masuk lebih besar ke kawasan Maluku Barat Daya.

Selain mendapatkan pelatihan teknis, peserta juga akan memperoleh sertifikat kompetensi nasional yang dapat digunakan sebagai modal untuk memasuki dunia kerja formal maupun sektor industri.

Program ini pun mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai membuka peluang nyata bagi generasi muda untuk meningkatkan kemampuan dan memperbesar kesempatan memperoleh pekerjaan di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompetitif.

Dengan hadirnya program tersebut, Pemkab MBD berharap masyarakat lokal mampu menjadi pelaku utama dalam pembangunan daerah, bukan sekadar penonton di tanah sendiri ketika proyek-proyek besar mulai berjalan.

"Pemburu Korup"