HADIRI PELANTIKAN PENGURUS GOW BURU, KAJARI ADRI NOTANUBUN DIDAMPINGI ISTRI: PEREMPUAN HARUS SALING MENGUATKAN

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 08 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

HADIRI PELANTIKAN PENGURUS GOW BURU, KAJARI ADRI NOTANUBUN DIDAMPINGI ISTRI: PEREMPUAN HARUS SALING MENGUATKAN

HADIRI PELANTIKAN PENGURUS GOW BURU, KAJARI ADRI NOTANUBUN DIDAMPINGI ISTRI: PEREMPUAN HARUS SALING MENGUATKAN

BURU Tribunnusantara-web.id  — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buru, Adri Notanubun, S.H., M.H., didampingi istri tercinta, Wenda Notanubun/Pondaag, menghadiri pelantikan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Buru, Selasa (8/9/2026).

Kehadiran Kajari Buru bersama istri dalam momentum tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap keberadaan organisasi perempuan di Kabupaten Buru, sekaligus menunjukkan pentingnya peran keluarga dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Wenda Notanubun/Pondaag menyampaikan bahwa kegiatan dan keberadaan organisasi perempuan memiliki arti penting. Menurutnya, kaum perempuan tidak hanya menjadi bagian dari keluarga, tetapi juga memiliki ruang untuk berkontribusi dalam kehidupan sosial dan pelayanan di tengah masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh kaum perempuan untuk terus membangun kebersamaan dan semangat saling mendukung dalam menjalankan berbagai tugas dan tanggung jawab.

 “Kegiatan kaum ibu-ibu itu sangat penting. Karena itu, kita harus tetap saling bahu-membahu dalam tugas dan pelayanan,” ujar Wenda.»

Ia juga menekankan pentingnya dukungan antara istri dan suami dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing. Menurutnya, dukungan keluarga merupakan salah satu kekuatan penting yang dapat membantu seseorang menjalankan tugas dengan baik.

  “Kita juga harus memberikan support kepada suami. Kita harus saling mendukung dan menjunjung tugas serta tanggung jawab yang dijalankan,” katanya.»

GOW Diharapkan Jadi Ruang Kontribusi Perempuan

Pelantikan pengurus GOW Kabupaten Buru diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi perempuan dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.

Melalui organisasi, kaum perempuan dapat membangun komunikasi, mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, sekaligus mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kehadiran GOW juga diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai organisasi wanita di Kabupaten Buru untuk saling berbagi gagasan, pengalaman, dan kekuatan dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

Di sisi lain, dukungan keluarga tetap menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Kebersamaan antara suami dan istri, termasuk saling memberikan motivasi dan dukungan, menjadi kekuatan moral dalam menjalankan amanah masing-masing.

Momentum pelantikan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perempuan bukan sekadar pendamping, tetapi memiliki peran strategis dalam membangun keluarga, masyarakat, dan daerah.

Dengan semangat kebersamaan dan saling menguatkan, GOW Kabupaten Buru diharapkan mampu menghadirkan program-program yang lebih konkret, bermanfaat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

Editor: Bruce Elang