Hadiri Syukuran HUT Ke-122 Jemaat GPM Rehoboth, Wali Kota Ambon Tekankan Pembangunan Inklusif

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 11 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Hadiri Syukuran HUT Ke-122 Jemaat GPM Rehoboth, Wali Kota Ambon Tekankan Pembangunan Inklusif

AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Di usia yang telah melampaui satu abad, Jemaat GPM Rehoboth ditantang untuk tidak sekadar merayakan romatika sejarah, tetapi menjadi benteng moral di tengah gempuran era digital.

Pesan tajam ini ditegaskan oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat menghadiri ibadah syukuran dan resepsi HUT ke-122 Jemaat GPM Rehoboth, Jumat (10/7/2026). 

Atas nama Pemerintah Kota Ambon, Bodewin memberikan apresiasi tinggi atas perjalanan panjang jemaat yang telah melahirkan banyak tokoh pemimpin dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Maluku.

-Menembus Batas Pembangunan Fisik

Dalam pidatonya, Bodewin mengingatkan bahwa indikator keberhasilan suatu daerah tidak boleh hanya diukur dari megahnya infrastruktur fisik.

"Pembangunan sejati terletak pada kualitas moral dan spiritual masyarakatnya. Di sinilah gereja harus berdiri sebagai mitra strategis pemerintah," ujar Wali Kota.

Ia menekankan bahwa tantangan modernitas saat ini jauh lebih kompleks. Gereja dituntut aktif menjadi "rumah iman" yang mampu membimbing generasi muda dari ancaman nyata seperti penurunan kepedulian sosial, jeratan narkoba, hingga maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak akibat penyalahgunaan media sosial.

-Refleksi 122 Tahun Jemaat GPM Rehoboth Satu Abad Lebih Melayani:

Menjadi salah satu jemaat pilar yang konsisten melahirkan sumber daya manusia (SDM) unggul untuk Kota Ambon. 

Mitra Strategis Kota: Berperan aktif dalam membentuk karakter masyarakat yang tangguh dan berintegritas.

Benteng Generasi Muda: Menjadi ruang aman untuk membentengi keluarga dari dampak negatif teknologi informasi.

"Berbeda Itu Biasa, Menjaga Persaudaraan Itu Luar Biasa"

Menjelang tahun-tahun politik dan dinamika sosial yang dinamis, Bodewin menyelipkan pesan persatuan yang kuat. Ia menegaskan kembali bahwa Ambon adalah kota inklusif milik semua golongan tanpa sekat suku, agama, maupun pilihan politik.

"Berbeda pilihan itu biasa, tetapi menjaga persaudaraan dalam setiap perbedaan adalah sesuatu yang luar biasa. Mari kita rawat kebersamaan ini demi Ambon yang aman dan harmonis," tegasnya.

Lewat momentum HUT ke-122 ini, Pemkot Ambon mengajak seluruh pelayan dan warga Jemaat GPM Rehoboth untuk menyalakan semangat pelayanan baru, berkomitmen dalam kebun anggur Tuhan, sekaligus menjadi motor penggerak kedamaian bagi masyarakat luas.

(H.R)