Hardiknas 2026 Malra: OKP dan Komunitas Bersatu Dorong Pendidikan Kepulauan yang Berkeadilan

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 29 April 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Hardiknas 2026 Malra: OKP dan Komunitas Bersatu Dorong Pendidikan Kepulauan yang Berkeadilan

Hardiknas 2026 Malra: OKP dan Komunitas Bersatu Dorong Pendidikan Kepulauan yang Berkeadilan

LANGGUR — Dialog Pendidikan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Maluku Tenggara menjadi momentum penting konsolidasi berbagai organisasi kepemudaan dan masyarakat untuk mendorong transformasi pendidikan di wilayah kepulauan.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Dinas Pendidikan Maluku Tenggara, Rabu (29/4/2026), mengusung tema “Pendidikan Kepulauan sebagai Pilar Keadilan Sosial: Strategi Transformasi Pendidikan Maluku Tenggara di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Tantangan Geografis.”

Dalam sambutan selamat datang, Pablo Rafra menegaskan bahwa forum ini lahir dari kepedulian bersama terhadap kondisi pendidikan di Kepulauan Kei yang masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari akses, pemerataan, hingga kualitas layanan pendidikan.

“Beta yakin dan percaya, kehadiran katong semua di sini karena kecintaan terhadap pendidikan, khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara,” ujarnya.

Dialog ini terselenggara melalui kolaborasi Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara bersama sejumlah organisasi kepemudaan (OKP) dan organisasi masyarakat, seperti KNPI, Ansor, HMI, GMKI, PMKRI,Ketua PWI,IMM, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, Muslimat NU, Fatayat NU, serta komunitas lokal seperti Gerakan Edukasi Perempuan Kei dan Gerakan Kei Cerdas.

Keterlibatan lintas elemen tersebut dinilai menjadi kekuatan utama dalam merumuskan solusi konkret bagi persoalan pendidikan di daerah kepulauan yang dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan kondisi geografis.

Pablo berharap, diskusi yang berlangsung mampu melahirkan ide-ide segar dan inovatif sebagai langkah nyata memperbaiki mutu pendidikan di Maluku Tenggara.

“Semoga ide-ide cemerlang dari forum ini bisa menjadi pijakan untuk perubahan yang lebih baik,” katanya.

Dialog Pendidikan Hardiknas 2026 ini sekaligus menjadi ruang partisipatif bagi generasi muda dan masyarakat dalam menyuarakan gagasan serta mendorong kebijakan pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan berkeadilan di wilayah kepulauan.

"Elang"