Hari Anak Nasional 2026: OJK Maluku Cetak Generasi Cerdas Finansial, Tangkal Bahaya Judol dan Pinjol

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 24 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Hari Anak Nasional 2026: OJK Maluku Cetak Generasi Cerdas Finansial, Tangkal Bahaya Judol dan Pinjol

AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Provinsi Maluku Tahun 2026 menjadi panggung penting bagi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku untuk membekali generasi muda menghadapi tantangan masa depan. 

Berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Maluku serta UNICEF, OJK menggelar edukasi keuangan masif di Stadion Mandala Remaja, Karang Panjang, Kota Ambon Kamis (23/7/2026)

Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Ny. Maya Baby Rampen Lewerissa, Kepala OJK Provinsi Maluku Haramain Billady, jajaran pemerintah daerah, serta ratusan pelajar dari jenjang PAUD hingga SMA.

-Tiga Poin Utama Edukasi Keuangan OJK Maluku

Untuk mencetak generasi yang mandiri dan bijak, OJK Maluku menanamkan tiga fondasi utama finansial sejak dini melalui metode interaktif:

Manajemen Keuangan Bijak: Mengajarkan anak-anak membedakan antara kebutuhan mendesak dan keinginan konsumtif.

-Budaya Menabung:  Membangun kebiasaan menyisihkan uang sejak usia dini sebagai investasi masa depan. 

-Kemandirian Finansial: Mempersiapkan pelajar agar memiliki kontrol penuh atas keputusan keuangan mereka di masa depan.

Perisai Digital: Perang Melawan Judol dan Pinjol Ilegal

Menyadari masifnya digitalisasi di kalangan remaja, OJK Maluku mengambil langkah preventif yang tegas. OJK secara khusus membentengi para siswa dari ancaman kejahatan digital yang tengah marak, seperti judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal. 

Edukasi ini bertujuan agar anak-anak dan remaja tidak terjebak dalam lingkaran aktivitas ilegal yang dapat merusak masa depan diri sendiri maupun menghancurkan ekonomi keluarga.

Investasi Karakter Menuju Indonesia Emas 2045

Kepala OJK Provinsi Maluku menegaskan bahwa literasi keuangan bukan sekadar teori, melainkan investasi karakter. Kolaborasi berkelanjutan dengan Pemerintah Provinsi Maluku dan berbagai instansi vertikal ini diharapkan mampu melahirkan dokumen generasi emas yang tangguh. Siswa di Maluku diharapkan tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kecakapan finansial yang matang sebagai fondasi utama menyambut Indonesia Emas 2045.

(H.R)