HUT KE-18 MALUKU BARAT DAYA, BUPATI BENYAMIN THOMAS NOACH TEGASKAN PENTINGNYA MENYIAPKAN SDM MENYONGSONG ERA BLOK MASELA

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 21 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

HUT KE-18 MALUKU BARAT DAYA, BUPATI BENYAMIN THOMAS NOACH TEGASKAN PENTINGNYA MENYIAPKAN SDM MENYONGSONG ERA BLOK MASELA

Tiakur, TRIBUN NS – Suasana penuh khidmat dan sarat makna menyelimuti Lapangan Kantor Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Tiakur, saat Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Maluku Barat Daya, Selasa (21/7/2026). Meski dilaksanakan secara sederhana sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi fiskal daerah, peringatan hari jadi kabupaten kepulauan di wilayah perbatasan Indonesia ini justru menghadirkan semangat kebersamaan, rasa syukur, serta optimisme besar menyongsong masa depan.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach, S.T., menyampaikan pesan yang kuat kepada seluruh masyarakat agar tidak hanya merayakan usia ke-18 Kabupaten MBD sebagai sebuah seremoni, tetapi menjadikannya sebagai momentum kebangkitan untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dalam menghadapi era pembangunan dan investasi Blok Masela.

Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Maluku Barat Daya Agustinus L. Kilikily, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Maluku Barat Daya, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten MBD, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, kepala desa, ketua BPD, pimpinan instansi vertikal, Komandan Batalyon Teritorial Pembangunan, Pabung TNI AD, TNI AL dan TNI AU, Danki Brimob, Komandan Kompi C Yonif 734/SNS, Ketua dan anggota KPU Kabupaten MBD, Ketua dan anggota Bawaslu Kabupaten MBD, pimpinan BUMN dan BUMD, pimpinan partai politik, para pejuang dan tokoh pemekaran Kabupaten Maluku Barat Daya, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, insan pers, serta masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Maluku Barat Daya.

Mengawali pidatonya, Bupati Benyamin Thomas Noach mengajak seluruh masyarakat memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kasih dan penyertaan-Nya sehingga Kabupaten Maluku Barat Daya dapat memasuki usia ke-18 dengan penuh kedamaian dan persatuan.

Ia kemudian memberikan penghormatan yang tinggi kepada para pejuang, pendiri, dan tokoh pemekaran Kabupaten Maluku Barat Daya yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, dan perjuangan demi lahirnya daerah otonom yang kini terus berkembang.

«"Tanpa perjuangan para pendiri dan tokoh pemekaran, kita tidak akan menikmati pembangunan seperti hari ini. Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Maluku Barat Daya, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati dan memberikan kesehatan kepada seluruh pejuang pemekaran," ujar Bupati.»

Bupati menjelaskan, pelaksanaan upacara HUT ke-18 tahun ini sengaja dibuat sederhana karena menyesuaikan kondisi kemampuan fiskal daerah. Namun, menurutnya, kesederhanaan tersebut justru menjadi pengingat bahwa nilai sebuah peringatan bukan terletak pada kemeriahan acara, melainkan pada rasa syukur, persatuan, dan tekad untuk terus membangun daerah.

Selama 18 tahun perjalanan Kabupaten Maluku Barat Daya, berbagai tantangan, keterbatasan, dan persoalan berhasil dilalui berkat kerja keras pemerintah bersama seluruh masyarakat. Berbagai prestasi pun berhasil diraih dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Maluku sebagai bukti meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Maluku Barat Daya tidak hanya diukur dari bertambahnya jalan, jembatan, dan infrastruktur lainnya, tetapi juga dari kualitas manusianya. Karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, kesempatan kerja, dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, Forkopimda, DPRD, penyelenggara pemilu, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh masyarakat yang telah bekerja bersama menjaga stabilitas daerah sehingga pembangunan dapat terus berjalan.

Momentum HUT ke-18 Kabupaten Maluku Barat Daya tahun ini, kata Bupati, memiliki makna yang sangat istimewa karena bertepatan dengan dimulainya groundbreaking proyek strategis Blok Masela, sebuah proyek yang telah dinantikan masyarakat Maluku selama puluhan tahun.

Menurut Benyamin Thomas Noach, Blok Masela akan menjadi pintu masuk lahirnya peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan selatan Provinsi Maluku.

Namun ia mengingatkan, peluang besar tersebut hanya akan memberikan manfaat apabila masyarakat Maluku Barat Daya mempersiapkan diri sejak sekarang.

Bupati mengajak para petani meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi pertanian, para nelayan meningkatkan hasil perikanan, pelaku UMKM memperkuat usahanya, dan generasi muda terus belajar, menguasai keterampilan, meningkatkan kompetensi, serta mencari pengalaman kerja agar mampu bersaing ketika peluang investasi mulai terbuka.

Dengan nada penuh harapan, Bupati menyampaikan pesan yang mendapat sambutan hangat dari peserta upacara.

«"Kita tidak boleh menjadi penonton di negeri sendiri. Kita harus menjadi pelaku utama pembangunan. Kita harus mempersiapkan SDM mulai hari ini, sehingga ketika era Blok Masela benar-benar berjalan, masyarakat Maluku Barat Daya sudah siap menjadi tenaga kerja yang berkualitas, pengusaha yang tangguh, petani yang produktif, nelayan yang maju, dan mampu memanfaatkan setiap peluang demi kesejahteraan keluarga dan daerah," tegasnya.»

Bupati juga memastikan Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya tetap berkomitmen melaksanakan visi dan misi pembangunan periode 2025–2030 meskipun kondisi fiskal daerah masih menghadapi berbagai tantangan.

Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti membangun. Pemerintah akan terus memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat ekonomi masyarakat, serta terus berupaya menurunkan angka kemiskinan secara bertahap.

Menutup pidatonya, Bupati Benyamin Thomas Noach mengajak seluruh masyarakat Maluku Barat Daya menjaga persatuan, keamanan, toleransi, dan semangat gotong royong sebagai fondasi utama pembangunan.

Ia mengajak seluruh unsur pemerintah, Forkopimda, DPRD, ASN, TNI-Polri, tokoh pemekaran, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, pelaku usaha, hingga seluruh masyarakat Maluku Barat Daya untuk bergandengan tangan membangun daerah.

«"Mari kita bersatu, saling menguatkan, menjaga keamanan dan kedamaian, serta bekerja bersama membangun Maluku Barat Daya yang lebih maju, adil, mandiri, dan sejahtera. Dengan persatuan dan sumber daya manusia yang unggul, saya yakin Maluku Barat Daya akan mampu menyambut era Blok Masela dan menjadi salah satu daerah terdepan di kawasan perbatasan Indonesia," pungkasnya.»

Peringatan HUT ke-18 Kabupaten Maluku Barat Daya bukan sekadar perayaan bertambahnya usia sebuah daerah. Lebih dari itu, momentum ini menjadi pengingat akan perjuangan para pendiri daerah, penghormatan kepada para tokoh pemekaran, serta ajakan kepada seluruh masyarakat untuk bersatu mempersiapkan generasi yang unggul. Di tengah terbukanya peluang besar melalui proyek strategis Blok Masela, Maluku Barat Daya diharapkan tidak hanya menjadi daerah yang menyaksikan perubahan, tetapi menjadi pelaku utama yang menikmati hasil pembangunan demi terwujudnya masyarakat yang maju, mandiri, adil, dan sejahtera.

Twitter KAREL  MOA "cc""