HUT ke-23 Veteran & PPAD: Pangdam XV/Pattimura Hormati Perjuangan Pendahulu, Janji Mudahkan Anak Daerah Masuk TNI Tanpa Biaya
AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., memimpin peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 Veteran Nasional dan Pembinaan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Tahun 2026 di Makodam XV/Pattimura, Rabu (12/8/2026). Acara ini dirangkai dengan silaturahmi bersama para purnawirawan, unsur Forkopimda, serta beragam komunitas masyarakat Ambon, sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian keluarga besar TNI terhadap rakyat.
Dalam sambutannya, Pangdam membuka dengan penghormatan tertinggi kepada Brigjen TNI (Purn) Karel Albert Ralahalu yang kini berusia 80 tahun — sosok yang beliau sebut sebagai orang tua sekaligus panutan seluruh masyarakat Ambon. Pangdam menyoroti peran besar mantan Gubernur Maluku itu sebagai penggagas utama pembangunan Jembatan Merah Putih.
"Sejarah mencatat, gagasan beliau lahir saat masa pemerintahan Presiden SBY. Beliau sengaja tinggal di rumah jabatan selama tiga hari demi mewujudkan jembatan yang kini menjadi kebanggaan kita. Tanpa pemikiran dan perjuangan beliau, Jembatan Merah Putih mungkin belum terbangun hingga hari ini," ungkap Mayjen Dody penuh kekaguman.
Turut hadir Letnan Jenderal (Purn) Irham, Sekda Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku Utara, Bupati Halmahera Utara, Bupati Halmahera Selatan, Kasdam, Irdam, Kapoksahli, Danrem 151/Binaiya, Danrem Ternate, perwakilan organisasi purnawirawan LVRI, PPAD, PPAL, PP Polri, Pepabri, serta komunitas ojek daring, tukang becak, insan pers, dan masyarakat luas.
Pangdam menyampaikan rasa bangga dan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh purnawirawan atas kekompakan dan pengabdian mereka.
"Suatu saat, cepat atau lambat, kami pun akan berdiri di tempat Bapak-Bapak berdiri saat ini. Tanpa pengorbanan para senior yang telah melewati berbagai medan pertempuran sejak masa lalu, tak akan ada Kodam XV/Pattimura sebesar dan sekuat sekarang," ujarnya terharu.
Beliau menyentuh hati saat mengenang perjuangan Brigjen Karel Albert Ralahalu yang telah berjuang di medan TImor Timur sejak tahun 1975 — saat Pangdam sendiri baru lahir. "Wajib hukumnya kami menghormati dan melanjutkan perjuangan Bapak-Bapak. Kami mohon doa restu, agar generasi penerus dapat mengabdi dengan sebaik-baiknya, mensejahterakan rakyat sesuai harapan dan doa para pendahulu," pintanya.
Pangdam pun menyapa hangat seluruh elemen masyarakat yang hadir, termasuk kalangan komunitas ojek daring dan tukang becak.
"Kalian adalah pejuang hidup yang patut saya hormati — berjuang setiap hari demi masa depan anak dan istri. Antara TNI dan rakyat ibarat ikan dan air, tak dapat dipisahkan. Mulianya seorang prajurit hanya satu: jika ia bermanfaat bagi orang lain," tegasnya.
Beliau berkomitmen menggelar silaturahmi serupa setiap tiga bulan sekali, sebagai wujud berbagi rezeki dan mempererat tali persaudaraan. "Jangan lihat dari apa yang kami beri, melainkan lihatlah dari ketulusan hati kami. Insyaallah sebelum Oktober nanti kita berkumpul lagi seperti ini," janjinya.
Acara sengaja digelar di depan Tugu Syukur, mengingatkan seluruh hadirin pada satu pesan mendalam:
"Marilah kita bersyukur sampai kita lupa bagaimana cara mengeluh. Nikmat terbesar yang kita miliki hari ini adalah kesehatan — jauh lebih berharga daripada harta sebanyak apa pun. Tidak ada orang yang rela miliaran rupiah namun harus terbaring sakit bertahun-tahun. Maka bersyukurlah, karena jika kita bersyukur, janji Tuhan nikmat-Nya akan ditambah," pesannya menggetarkan hati.
Pangdam menyampaikan kabar yang disambut sukacita seluruh hadirin: membuka peluang seluas-luasnya bagi putra-putri Maluku tamatan SMA untuk masuk TNI, tanpa pungutan biaya sepeser pun.
"Jika ada anak Bapak-Bapak yang tamat SMA dan berminat masuk TNI sebagai Tamtama maupun Bintara, silakan datang kepada saya. Kami akan bina, latih, dan Insyaallah mudahkan jalannya. Tidak ada pungutan satu rupiah pun. Ini niat tulus kami, agar anak-anak Maluku bisa merubah nasib keluarga dan menjadi kebanggaan bersama," tegasnya dengan tegas.
Di penghujung acara, Pangdam XV/Pattimura bersama jajaran membagikan ribuan paket sembako dan tali asih kepada perwakilan purnawirawan, komunitas ojek daring, tukang becak, insan pers, serta warga sekitar sebagai wujud berbagi dan kepedulian keluarga besar Kodam XV/Pattimura.
"Jaga kesehatan, jaga silaturahmi, dan teruslah berbuat baik. Semoga segala kebaikan hari ini menjadi berkah bagi kita semua. Kami mohon doa restu, agar kami dapat terus mengabdi dengan tulus bagi rakyat, bangsa, dan negara," pungkas Mayjen Dody Triwinarto disambut tepuk tangan hangat seluruh hadirin.
(H.R)








































Komentar via Facebook