IMEJJ Desak Polres Malra Usut Tuntas Kasus Tewasnya Tuce Lomang di Kei Kecil

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 03 April 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

IMEJJ Desak Polres Malra Usut Tuntas Kasus Tewasnya Tuce Lomang di Kei Kecil

Jakarta, TribunNusantara.web.id | Ikatan Mahasiswa Evav Jakarta–Jawa Barat (IMEJJ) mendesak Kepolisian Resor Maluku Tenggara (Polres Malra) segera mengusut tuntas kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan Tuce Lomang di Ohoi Sitniohoi, Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara.

Desakan itu disampaikan menyusul belum tertangkapnya tiga terduga pelaku, yakni Latif Rumagiar, Arafik Rumagiar, dan Iskandar Rumagiar. IMEJJ menilai, langkah cepat dan tegas aparat penegak hukum diperlukan untuk menjaga rasa keadilan sekaligus mencegah potensi gejolak sosial di tengah masyarakat.

Ketua Umum IMEJJ, Muhammad T. Letoin, menyatakan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan peristiwa yang merenggut nyawa seseorang dan karena itu harus ditangani secara serius, transparan, dan profesional.

“Ini menyangkut hilangnya nyawa akibat tindakan kekerasan. Kami mendesak Polres Malra segera menangkap seluruh terduga pelaku tanpa terkecuali dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku,” ujar Letoin, Jumat (3/4/2026).

IMEJJ juga menyoroti pentingnya peran aparat keamanan dalam menjaga stabilitas di Maluku Tenggara. Dalam beberapa waktu terakhir, wilayah tersebut dinilai rawan gesekan sosial sehingga penanganan perkara secara adil dan terbuka menjadi krusial untuk mencegah munculnya spekulasi maupun aksi balasan.

Selain mendesak kepolisian, IMEJJ mengajak pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Organisasi mahasiswa itu mengimbau masyarakat menahan diri dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat.

“Kami meminta semua pihak tidak terprovokasi. Serahkan prosesnya kepada penegak hukum. Namun aparat juga harus menunjukkan keseriusan dan keberpihakan pada keadilan,” kata Letoin.

IMEJJ menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut hingga para terduga pelaku ditangkap dan diadili. Publik Maluku Tenggara, menurut mereka, kini menanti langkah cepat dan tegas dari kepolisian untuk memastikan keadilan bagi korban Tuce Lomang benar-benar ditegakkan.