Jalan lapen desa wermatang rusak parah,warga minta Bupati dan DPRD KKT segera dipebaiki
Saumlaki, Tribunnusantara.web.id | Akibat rusaknya ruas jalan lapen desa wermatang kecamatan wermaktian kabupaten kepulauan tanimbar yang
menguhubungkan akses jalan dari desa ke-kota dan kebun rakyat,sehingga hal inidapat mengganggu aktifitas keseharian masyarakat.
Jalan Lapen yang sudah lama rusak parah tersebut, mengakibatkan terganggunya pereknomian masyarakat setempat, selama ini terutama pada jalan yang tidak beraspal,hal ini dapat mengganggu ekonomi masyarakat,pendidikan kesehatan.
Kita sudah merdeka,tapi kemiskinan terus melanda,dan selau menghantui lajunya roda pertumbuhan ekonomi secara baik dan berkesenambungan.
Hal tersebut disampaikan salah satu warga desa wertamrian abimelek lorwe ketika ditemui wartawan pasca kembalinya dari perkebunan jumat kemarin.Kepada wartawan Abibimelek Lorwei bersama istri menceritakan dengan nada sedih,kondisi jalan aspal tersebut selama ini sudah rusak parah,dan selama ini jalan teresbut sudah dilalui banyak pejabat.namun sayangnya jalan lapen ini tidak mendapat perhatian pemerintah daerah kabupaten KKT maupun pemerintah daerah Propinsi Maluku
Parahnya lagi,bahwa dengan kehadiran P.T Karya jaya (KJB) berdikari dilokasi hutan desa wermatan selama puluhan tahun beroperasi di hutan mereka,namun tidak membawa dampak keuntungan bagi pembangunan di desa olehnya itu ia mempertanyakan dimana tanggung jawab perusahan,me skipun itu dikasih dana CSR yang dibagi kepada tiga desa selama ini.
Karenanya, kata lorwe, dan keluarganya sebagai petani lokal, dengan tegas meminta kepada Bupati selaku kuasa penggunan anggaran dan juga DPRD selaku representasi masyarakat kabupaten kepuluan tanimbar (kkt) agar serius dapat memperhatikan jalan tersebut.
Dimana jalan yang dianggap selama ini yang dilalui masyarakat sangatlah membantu masyrakat namun kini jalan nya sudah rusak parah akibat jalan sepanjang 3 km tersebut yang mengalami kerusakan paling terparah dan banyak pengguna jalan yang jadi korban lalulintas.
Kami butuhkan kehadiran negara disini untuk melihat Persoalan im tersebut,dimana yang sangat terpenting adalah,terutama pada aspek pelayanan publik harus merata dan pembangunan tidak hanya difokuskan pembangunan dalam kota saja melainkan juga di pinggiran kota dan desa lainnya di tanimbar harus betul-betul merata.
Jalan sepanjang tiga kilo meter tersebut dinilainya merupakan wabah masyarakat,kemudian akses jalan ini juga urat nadih pereknomian masyarakat desa wermatan kecamatan wertamrian,sehingga harus di perhatikan secara serius dan mendapat perbaikan jalan aspal kembali dinormalkan,sehingga tidak lagi menjadi momok dan selalu mengganggu akses layanan keselamatan publik.
(Evert)








































Komentar via Facebook