Jalan Rusak Bertahun-tahun, Pablo Rafra Desak Pemprov Maluku Bertindak: Jangan Datang Saat Minta Suara, Lalu Hilang Saat Rakyat Menderita
Jalan Rusak Bertahun-tahun, Pablo Rafra Desak Pemprov Maluku Bertindak: Jangan Datang Saat Minta Suara, Lalu Hilang Saat Rakyat Menderita
KEI BESAR, Maluku Tenggara Tribunnusantara-web.id – Hasil investigasi lapangan di wilayah Kei Besar Utara Timur kembali menyoroti buruknya kondisi ruas jalan provinsi yang hingga kini belum mendapat penanganan memadai. Kondisi tersebut menuai sorotan dari politisi Partai Golkar, Pablo Rafra, yang menilai pemerintah tidak boleh lagi membiarkan masyarakat berjuang sendiri menghadapi keterisolasian akibat infrastruktur yang rusak.06/08/2026
Menurut Pablo Rafra, Jalan Kei Besar Utara Timur merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Ruas jalan ini menjadi akses utama bagi warga untuk mengangkut hasil pertanian dan perikanan, menjangkau sekolah, memperoleh layanan kesehatan, hingga mengakses berbagai pelayanan pemerintahan. Namun, hingga kini kondisinya dinilai masih jauh dari harapan.
"Sudah terlalu lama masyarakat menunggu. Jalan ini bukan sekadar proyek pembangunan, tetapi kebutuhan dasar yang menentukan kehidupan masyarakat. Pemerintah Provinsi Maluku harus berhenti menunda dan segera menjadikannya sebagai prioritas pembangunan," tegas Pablo Rafra.
Ia juga menyoroti peran anggota DPRD Provinsi Maluku dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI yang dinilainya memiliki tanggung jawab politik untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di parlemen.
"Jangan hanya hadir saat musim kampanye dan meminta dukungan rakyat. Setelah terpilih, masyarakat berhak melihat perjuangan nyata melalui kebijakan, penganggaran, dan pengawasan yang berpihak kepada kepentingan rakyat. Amanah rakyat bukan untuk dinikmati, tetapi untuk diperjuangkan," ujarnya.
Pablo menegaskan bahwa masyarakat Kei Besar tidak membutuhkan janji politik yang terus diulang setiap periode pemilu. Yang dibutuhkan adalah langkah konkret berupa pembangunan infrastruktur yang mampu membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai pemerataan pembangunan hanya dapat terwujud apabila pemerintah benar-benar memberikan perhatian kepada daerah-daerah yang selama ini masih tertinggal.
"Kei Besar Utara Timur tidak boleh terus menjadi korban ketimpangan pembangunan. Sudah saatnya Jalan Kei Besar Utara Timur masuk dalam daftar prioritas Pemerintah Provinsi Maluku. Rakyat sudah terlalu lama menunggu bukti, bukan sekadar janji," pungkasnya.
Editor: Bruce Elang








































Komentar via Facebook