Jelang Pelantikan, KNPI Maluku Tenggara Siapkan Pekan Olahraga Pemuda 2026, Buka Ruang Bakat Generasi Muda

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 21 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Jelang Pelantikan, KNPI Maluku Tenggara Siapkan Pekan Olahraga Pemuda 2026, Buka Ruang Bakat Generasi Muda

Jelang Pelantikan, KNPI Maluku Tenggara Siapkan Pekan Olahraga Pemuda 2026, Buka Ruang Bakat Generasi Muda

Langgur Tribunnusantara-web.id — Menjelang pelantikan kepengurusan DPD KNPI Maluku Tenggara yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026, jajaran KNPI Maluku Tenggara mulai memperkuat konsolidasi bersama pemuda lokal melalui kegiatan olahraga dan pengembangan minat serta bakat.

Salah satu agenda yang tengah dipersiapkan adalah Pekan Olahraga Pemuda KNPI Maluku Tenggara Tahun 2026, yang akan melibatkan pemuda dari sejumlah wilayah di pusat pemerintahan Kabupaten Maluku Tenggara.21/9/26

Ketua DPD KNPI Maluku Tenggara, Kace Ecep Ubro, bersama jajaran pengurus melakukan pertemuan dengan sejumlah perwakilan pemuda lokal. Pertemuan tersebut dihadiri antara lain oleh perwakilan Pemuda Langgur, Pemuda Pemda, Pemuda Perumnas, Pemuda Ohoijang dan Pemuda Watdek.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya KNPI membangun ruang bersama bagi generasi muda untuk menyalurkan energi, kreativitas dan kemampuan mereka melalui kegiatan yang positif dan kompetitif.

Dari eSports hingga Domino

Pekan Olahraga Pemuda KNPI Maluku Tenggara 2026 rencananya mempertandingkan sejumlah kategori yang dekat dengan perkembangan dan minat generasi muda.

Cabang atau kategori yang dipersiapkan antara lain PUBG, Mobile Legends, Free Fire, PlayStation 5 serta Domino/Gaplek.

Panitia menyiapkan total bonus hingga Rp20 juta, sementara pendaftaran peserta diberikan secara gratis.

Pemuda yang berminat dapat mendaftarkan diri atau tim hingga 30 September 2026.

Kace Ecep Ubro mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi ruang awal untuk menemukan talenta-talenta muda yang memiliki potensi berkembang menuju kompetisi yang lebih tinggi.

   “Ini menjadi ajang pencarian bakat dan bibit untuk menuju kompetisi yang lebih profesional seperti POPMAL dan PON. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pengurus cabang olahraga masing-masing agar pelaksanaannya tetap mengacu pada ketentuan dan aturan yang berlaku,” ujar Kace Ecep Ubro.

KNPI Ingin Bangun Kompetisi Berkelanjutan

Menurut Kace, kegiatan tahun 2026 ini menjadi langkah awal. Apabila pelaksanaannya berjalan baik, Pekan Olahraga Pemuda KNPI Maluku Tenggara diharapkan dapat menjadi agenda tahunan dengan cabang olahraga yang semakin beragam.

“Untuk tahun ini kami mencoba beberapa mata lomba terlebih dahulu. Tahun depan kami berharap dapat mengembangkan kegiatan dengan cabang olahraga yang lebih populer, seperti sepak bola, futsal dan cabang olahraga lainnya,” katanya.

Ia menilai keberadaan kompetisi yang berkelanjutan sangat penting karena banyak pemuda memiliki kemampuan, tetapi belum mendapatkan ruang yang cukup untuk menguji dan mengembangkan potensinya.

  “Saya sangat yakin dan optimistis pemuda-pemudi Maluku Tenggara mempunyai bakat dan potensi yang luar biasa di bidang olahraga. Hanya saja selama ini kompetisi masih minim sehingga mereka sulit mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Selaras dengan Semangat Sumpah Pemuda

Agenda tersebut juga dipersiapkan menjelang Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. Momentum tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai peringatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan, kreativitas, kepemimpinan dan prestasi generasi muda.

Secara hukum, penyelenggaraan kegiatan kepemudaan memiliki landasan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. Sementara pengaturan pelayanan kepemudaan saat ini juga diperkuat melalui Permenpora Nomor 6 Tahun 2026 tentang Pelayanan Kepemudaan, yang mencakup antara lain kepemimpinan, kepeloporan, pemberdayaan dan pengembangan organisasi kepemudaan, serta prasarana dan sarana kepemudaan. Permenpora tersebut berlaku sejak 17 April 2026.

Di bidang olahraga, kegiatan tersebut juga memiliki relevansi dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, yang menjadi salah satu dasar penyelenggaraan dan pembinaan keolahragaan nasional. Regulasi tersebut menempatkan pembinaan dan pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan manusia, termasuk peningkatan kesehatan, kebugaran dan prestasi.

“Semua Pemuda Harus Diberikan Ruang”

Kace menegaskan, KNPI ingin hadir bersama pemuda, bukan hanya ketika ada agenda organisasi. Menurutnya, organisasi kepemudaan harus mampu menjadi wadah yang memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk berkembang.

  “Intinya, semua pemuda harus diberikan wadah dan kesempatan untuk meningkatkan minat dan bakat mereka agar dapat berkembang ke arah yang positif dan tidak terlibat dalam kegiatan-kegiatan negatif,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan antar-komunitas pemuda di Maluku Tenggara sekaligus menciptakan budaya kompetisi yang sehat.

Bagi KNPI Maluku Tenggara, olahraga bukan semata-mata tentang menang dan kalah. Lebih jauh, kompetisi diharapkan menjadi ruang membangun disiplin, sportivitas, persahabatan, kreativitas dan prestasi pemuda.

Karena itu, KNPI mengajak seluruh pemuda Maluku Tenggara yang memiliki minat untuk segera mengambil bagian dalam Pekan Olahraga Pemuda 2026.

“Mari jadikan olahraga sebagai ruang bertemu, ruang berprestasi dan ruang membangun masa depan pemuda Maluku Tenggara.”

Editor: Bruce Elang