Jelang Ramadan, Bupati Maluku Tenggara Ajak ASN Perkuat Kinerja dan Gotong Royong
Tual, TribunNusantara.web.id | Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun memilih menyampaikan pesan yang sederhana namun sarat makna: bekerja lebih baik, menjaga persatuan, dan kembali menghidupkan semangat gotong royong.
Pesan itu disampaikan usai memimpin apel akbar bersama Aparatur Sipil Negara dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di Lapangan Apel Kantor Bupati Maluku Tenggara, Langgur, Kamis pagi. Di hadapan jajaran birokrasi, Thaher tidak hanya berbicara soal target dan angka, tetapi juga tentang rasa syukur, kebersamaan, dan tanggung jawab moral sebagai pelayan publik.
Ia mengakui, perjalanan awal pemerintahannya bersama wakil bupati tidak selalu berada di posisi yang ideal. Namun, ia menilai grafik kinerja daerah mulai menunjukkan perbaikan.
“Tahun-tahun awal kita berada di posisi rendah, tetapi sekarang sudah mulai naik kembali. Ini harus menjadi motivasi agar kita terus melakukan perubahan dan bekerja lebih maksimal,” ujarnya.
Bagi Thaher, peningkatan capaian kinerja tidak cukup hanya tercermin dalam laporan atau indikator statistik. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh ASN untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam suasana yang lebih reflektif, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Maluku Tenggara apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan. Ia berjanji, evaluasi dan perbaikan akan terus dilakukan sebagai bagian dari proses membangun daerah.
Menjelang Ramadan, pesan yang disampaikannya menjadi lebih luas. Ia mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi umat Muslim, sekaligus mengajak seluruh masyarakat menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama.
“Kita harus tetap menjaga kebersamaan dan toleransi, sehingga daerah ini tetap aman dan damai,” katanya.
Tidak hanya berhenti pada imbauan moral, Thaher juga memberikan instruksi konkret. Ia meminta para camat menggerakkan kepala desa untuk menggelar kerja bakti serentak membersihkan lingkungan. Pimpinan OPD pun diminta membagi tugas kerja bakti di sejumlah wilayah.
Gerakan bersih-bersih itu, kata dia, akan dipantau langsung oleh bupati dan wakil bupati. Tujuannya bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi menumbuhkan kembali semangat kolektif di kalangan aparatur.
“Kita tunjukkan bahwa ASN Maluku Tenggara memiliki semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap daerah,” ujar Thaher.
Apel akbar itu menjadi semacam titik konsolidasi menjelang Ramadan. Bukan hanya soal rutinitas birokrasi, tetapi juga pengingat bahwa pelayanan publik membutuhkan disiplin, empati, dan kerja bersama. Di tengah suasana menjelang bulan suci, pesan itu terdengar seperti ajakan untuk memulai kembali—dengan hati yang lebih bersih dan kinerja yang lebih baik.
(Evav)








































Komentar via Facebook