Karambol Maut di Tol Cipali Tewaskan 5 Orang, Sopir Diduga Lelah

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 20 November 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Karambol Maut di Tol Cipali Tewaskan 5 Orang, Sopir Diduga Lelah

Jabar, TribunNusantara.web.id | Kecelakaan beruntun kembali mencekam ruas Tol Cipali. Pada Selasa dini hari, 18 November 2025, tiga kendaraan terlibat tabrakan karambol di KM 72+500, Desa Cikopo, Purwakarta. Insiden yang berlangsung pukul 02.15 WIB ini menelan lima korban jiwa dan melukai 39 orang lainnya.

Menurut laporan awal Polda Jawa Barat, situasi lalu lintas saat itu tengah padat akibat antrean kendaraan di jalur cepat. Bus PO Agra Mas B 7654 KGA yang melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta diduga menjadi pemicu awal kecelakaan. Kombes Pol Hendra Rochmawan, Kabid Humas Polda Jabar, menyebut indikasi kuat mengarah pada human error: sopir kelelahan, kehilangan fokus, dan gagal menjaga jarak aman.

Bus Agra Mas menghantam bagian belakang Daihatsu Granmax B 2508 TFT dengan benturan keras. Granmax terseret dan menubruk bus PO Sinar Jaya B 7895 TGA yang sedang berhenti akibat kepadatan lalu lintas. Dua kendaraan terpental hingga menerobos pembatas jalan dan terperosok ke parit. Agra Mas sendiri ringsek berat di bagian depan.

Olah tempat kejadian perkara menunjukkan ketiga kendaraan laik jalan. Polisi kini menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan faktor penyebab secara definitif, namun dugaan kelelahan sopir kian menguat.

Total 44 penumpang terlibat dalam kecelakaan. Lima di antaranya meninggal dunia—dua penumpang Agra Mas dan tiga penumpang Granmax. Para korban luka sebagian besar dilarikan ke RS Siloam Purwakarta dan RS Abdul Radjak untuk mendapat perawatan intensif.

Daftar Lengkap Korban Kecelakaan Tol Cipali

Korban Penumpang Bus Hino Agramas – Dirawat di RS Siloam

Teguh Wibowo (51, Tangerang)
Aura Rahma Zarra (25, Jakarta Timur)
Arie Purwanto (47, Sleman)
Siti Uswatun Hasanah (43, Jakarta Selatan)
Musmulyadi (39)
Arifin Siburian (53, Tangerang Selatan)

Korban Penumpang Bus Agramas – Dirawat di RS Abdul Radjak

Andi Setiawan – Tangerang
Ade Agustiono – Tangsel
Novryzal Prihatna (39, Tangerang)
Andi Fauziah (47, Tangerang)
Lubeck Suryanda (34, Tangerang)
Rommy Sakka (26, Tangerang)
Anggie Agustin (29, Tangerang)
Irfan Setiadi (34, Bandung)
Saefudin (55, Purbalingga)
Harun Budiman (30, Tangerang)
Kalevi Rafisqy (8, Tangerang)
Kafka Attila (11, Tangerang)
Erna Sukmana (40, Tangerang)
Tulis Ikhlas (37, Purbalingga)
Martinus Eko (54, Bekasi)
Agustine (27, Bekasi)
Iman Pamungkas (38, Purworejo)
Gayatri Arum Pertiwi – Tangerang
Abdurrahman Syafei (25, Serang)
Teguh Wibowo (26, Cibitung)
Paryanto (30, Banjarnegara)
Slamet

Korban Penumpang Minibus Granmax

Marlys Yarkam (40, Purbalingga)
Rusto (42, Purbalingga)
Mistiani (29, Purbalingga)
Wahrur Subekhi (31, Purbalingga)
Marlinah (60, Semarang)

Korban Penumpang Bus Sinar Jaya

Nislam (34, Banjarnegara)
Verli Safitri (25, Banjarnegara)
Sartini (65, Banjarnegara)
Subadri (35, Banjarnegara)
Arif Hermawan (42, Banjarnegara)
Syaefulloh (49, Banjarnegara)

Korban Meninggal Dunia

Anom Widodo (50, Sleman)
Walianto Purnomo (39, Purbalingga)
Odi Tri Waluyo – Banyumas
Ghusen Fauzi (34, Purbalingga)
Yasin (46, Pemalang)

Penyelidikan masih berlanjut. Namun tragedi dini hari itu kembali membuka luka lama: bahaya kelelahan sopir dan panjangnya daftar petaka di jalur tol paling sibuk di Jawa Barat.
 

(HM/Red)