Kasus Dugaan Penganiayaan Ibu dan Dua Anak Mandek, Keluarga Desak Polres Mimika Bertindak

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 23 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Kasus Dugaan Penganiayaan Ibu dan Dua Anak Mandek, Keluarga Desak Polres Mimika Bertindak

Kasus Dugaan Penganiayaan Ibu dan Dua Anak Mandek, Keluarga Desak Polres Mimika Bertindak

TIMIKA,Papua Tengah Tribunnusantara-web.id – Penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang ibu bersama dua anak di bawah umur di Kabupaten Mimika menuai sorotan. Dua bulan lebih sejak laporan polisi dibuat, keluarga korban menilai proses penyelidikan berjalan lamban dan mendesak Polres Mimika segera menuntaskan perkara tersebut.23/07/2026

Korban, Faeka Saliem Musa'ad, melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya bersama dua anaknya ke Polres Mimika pada 23 Mei 2026. Menurut keterangan keluarga, sekelompok orang diduga mendatangi kediaman korban dan melakukan tindakan kekerasan yang menyebabkan korban mengalami luka hingga harus menjalani pemeriksaan medis dan visum di RSUD Mimika.

Keluarga korban juga menyebut terdapat seorang oknum anggota Polres Mimika yang bertugas di Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) berinisial OP berada dalam rombongan tersebut. Namun demikian, dugaan keterlibatan maupun peran setiap pihak masih harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penyidikan berdasarkan alat bukti yang sah.

Yang menjadi perhatian keluarga, hingga 23 Juli 2026, hasil visum korban disebut belum diterima penyidik, padahal permintaan resmi telah diajukan sejak 10 Juni 2026. Kondisi ini dinilai menghambat proses penyidikan dan menimbulkan pertanyaan mengenai percepatan penanganan perkara.

  "Kami meminta penyidik bekerja profesional, transparan, dan bebas dari intervensi siapa pun. Bila nantinya terbukti ada pelanggaran hukum maupun etik yang dilakukan oknum anggota, kami berharap diproses tanpa pandang bulu," tegas pihak keluarga.

Keluarga menilai perkara yang melibatkan dugaan kekerasan terhadap perempuan dan anak seharusnya menjadi prioritas penegakan hukum. Mereka meminta Kapolres Mimika memberikan atensi khusus agar proses penyidikan berjalan objektif, akuntabel, dan tidak berlarut-larut.

Sementara itu, pihak RSUD Mimika melalui bagian terkait menyampaikan bahwa hasil visum korban akan segera dikirimkan kepada penyidik Polres Mimika sebagai bagian dari kelengkapan berkas perkara.

Keluarga memastikan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut hingga memperoleh kepastian hukum. Mereka berharap seluruh pihak yang diduga terlibat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa membedakan status maupun jabatan.

Hingga berita ini diterbitkan, Polres Mimika maupun anggota berinisial OP yang disebut oleh pihak keluarga belum menyampaikan keterangan resmi. Redaksi tetap membuka ruang untuk klarifikasi dan hak jawab dari seluruh pihak terkait guna menjaga keberimbangan pemberitaan.

Korban: Faeka Saliem Musa'ad

Penulis: Gunawan F

Editor: Bruce Elang