KBPP Polri Maluku Utara Dukung Langkah Gubernur Hidupkan Kembali Subaim sebagai Lumbung Pangan

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 20 Agustus 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

KBPP Polri Maluku Utara Dukung Langkah Gubernur Hidupkan Kembali Subaim sebagai Lumbung Pangan

Ternate, TribunNusantara.web.id | Pemerintah Provinsi Maluku Utara bertekad mengembalikan Subaim di Halmahera Timur sebagai lumbung pangan daerah. Komitmen itu ditegaskan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat membuka Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan 2025 di Ballroom Hotel Bela, Ternate, Rabu, 20 Agustus 2025.

Sherly menyebut, setiap tahun Pemprov mengalokasikan Rp1,6 triliun untuk program makanan bergizi. Namun, sebagian besar kebutuhan pangan Maluku Utara masih bergantung pada pasokan dari luar daerah.

"Karena itu, kita harus membangun kembali kemandirian pangan. Subaim akan kita kembalikan menjadi sentra produksi beras Maluku Utara," ujar Sherly.

Menurut dia, Subaim memiliki lahan sekitar 12 ribu hektare. Saat ini baru 3 ribu hektare yang aktif ditanami padi dengan hasil 1–2 ton per hektare. Pemerintah menargetkan seluruh lahan digarap sehingga produktivitasnya meningkat menjadi 8–10 ton per hektare.

Langkah itu mendapat dukungan dari Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Maluku Utara. Ketua KBPP Polri Malut, Ahmad Purbaya, menilai kebijakan Sherly bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan dari luar.

"Penguatan ketahanan pangan tidak bisa dilepaskan dari aspek sosial dan ekonomi masyarakat sekitar, terutama di wilayah industri. Karena itu, perlu sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan tambang, dan masyarakat," kata Purbaya kepada Tribun Nusantara lewat sambungan telepon.

Ia mengusulkan agar lahan eks tambang dimanfaatkan untuk pertanian produktif. Selain itu, diversifikasi pangan lokal, penggunaan teknologi pertanian modern, dan pelibatan program CSR perusahaan tambang bisa menjadi strategi mendukung pertanian berkelanjutan.

Purbaya menambahkan, KBPP Polri Malut siap bersinergi dengan pemerintah daerah sebagaimana arahan Kapolri. Dukungan itu mencakup pemberian stimulus ekonomi untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

"Harapannya, rakor ini menghasilkan rencana aksi yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat, khususnya petani dan nelayan sebagai garda terdepan penyedia pangan," ujarnya.
 

Writter : Bruce Elang