Kejari Buru Tanam Semangat Pembinaan, Maryadat FC Didorong Naik Kelas ke Panggung Nasional

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 14 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Kejari Buru Tanam Semangat Pembinaan, Maryadat FC Didorong Naik Kelas ke Panggung Nasional

NAMLEA, Tribunnusantara-web.id — Prestasi Maryadat FC Tual meraih gelar juara mendapat apresiasi dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru, Adri Notanubun, S.H., M.H. Apresiasi tersebut diwujudkan melalui jamuan makan bersama tim Maryadat FC di Kabupaten Buru, Kota Namlea, Senin (14/9/2026).

Jamuan makan bersama itu berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Adri Notanubun didampingi Ibu Kejari Buru, Winda Notanubun, berbaur bersama para pemain, ofisial, serta sejumlah pihak yang hadir untuk merayakan kemenangan sekaligus mensyukuri pencapaian yang telah diraih tim asal Tual tersebut.

Bagi Kejari Buru, keberhasilan Maryadat FC bukan sekadar soal meraih trofi. Prestasi tersebut dinilai menjadi gambaran bahwa generasi muda Kei memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan apabila memperoleh pembinaan dan dukungan secara berkelanjutan.

Adri Notanubun menyampaikan agar para pemain tidak menjadikan kemenangan tersebut sebagai akhir perjalanan. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas permainan, kedisiplinan, mental bertanding, serta menjaga sportivitas.

Menurutnya, atlet muda membutuhkan proses panjang untuk berkembang. Karena itu, pembinaan tidak boleh berhenti setelah sebuah kompetisi selesai, tetapi harus dilakukan secara konsisten dan terarah.

“Prestasi hari ini jangan berhenti sampai di sini. Anak-anak harus terus meningkatkan kemampuan dan mendapat pembinaan agar ke depan mampu tampil di level yang lebih tinggi, bahkan sampai tingkat nasional,” pesan Adri dalam kesempatan tersebut.

Ia juga mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara dan Pemerintah Kota Tual agar semakin serius memperhatikan potensi olahraga yang dimiliki putra-putri daerah.

Dukungan pemerintah, kata dia, dapat diwujudkan melalui pembinaan atlet usia muda, peningkatan fasilitas olahraga, kompetisi yang berjenjang, pelatihan berkualitas, serta membuka kesempatan bagi atlet daerah untuk mengikuti berbagai kejuaraan di tingkat provinsi hingga nasional.

Maryadat FC dinilai sebagai salah satu contoh bahwa talenta muda Kei memiliki kemampuan untuk bersaing. Dengan pembinaan yang tepat dan dukungan berbagai pihak, bukan tidak mungkin para pemain muda tersebut kelak menjadi bagian dari kekuatan olahraga Maluku bahkan Indonesia.

Sementara itu, kebersamaan antara jajaran Kejari Buru dan Maryadat FC dalam jamuan makan tersebut memperlihatkan bahwa olahraga tidak hanya berbicara mengenai kemenangan dan kekalahan, tetapi juga tentang membangun persaudaraan, memberikan motivasi, serta membuka ruang bagi generasi muda untuk terus berkembang.

Momentum syukuran ini pun diharapkan menjadi energi baru bagi Maryadat FC untuk menatap kompetisi berikutnya dengan target yang lebih tinggi.

Dari Kei, untuk Maluku dan Indonesia. Prestasi boleh dirayakan hari ini, tetapi pembinaan harus dipersiapkan untuk masa depan.

Editor: Bruce Elang