Kejari Sanggau Ajak Media Kawal Transparansi Hukum Lewat Warah Bejantuh

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 26 Agustus 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Kejari Sanggau Ajak Media Kawal Transparansi Hukum Lewat Warah Bejantuh

Sanggau, TribunNusantara.web.id | Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau menggelar forum dialog bertajuk Warah Bejantuh bersama insan pers di Kabupaten Sanggau, Senin (25/8).

Agenda ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan ruang membangun komunikasi terbuka sekaligus memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan media massa.

Acara dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sanggau, Fauzi Marasabessy, dengan moderator Kepala Seksi Intelijen. Wartawan dari berbagai media cetak, elektronik, hingga online tampak aktif berdialog, bahkan mengkritisi sejumlah isu terkait penegakan hukum di daerah.

Dalam paparannya, Kajari menegaskan bahwa media bukan hanya mitra penyebar informasi, tetapi juga pilar penting dalam mengawal transparansi Kejaksaan.

“Media adalah mitra strategis kami. Pers berperan besar dalam memastikan informasi yang benar sampai ke masyarakat, sekaligus mengingatkan jika ada yang melenceng. Sinergi yang sehat ini penting untuk menjaga kepercayaan publik,” ujar Fauzi.

Lebih jauh, Fauzi menegaskan Kejaksaan akan mengedepankan penegakan hukum yang proporsional, humanis, dan berorientasi pada pemulihan kerugian negara.

“Dalam kasus korupsi, orientasi kita bukan sekadar menghukum pelaku. Misalnya proyek jembatan, jangan hanya orangnya dihukum, tapi jembatan harus tetap selesai dan bermanfaat untuk rakyat,” tegasnya.

Dialog berlangsung dinamis. Wartawan diberi ruang untuk menyampaikan pertanyaan hingga kritik, termasuk soal keterbukaan informasi perkara korupsi, percepatan penyelesaian kasus, hingga konsistensi Kejaksaan dalam mengawal program pembangunan.

Kasi Intelijen yang bertindak sebagai moderator menegaskan forum ini dirancang sebagai komunikasi dua arah.

“Kami membuka diri terhadap kritik dan masukan. Media punya hak mengingatkan kami, agar kerja penegakan hukum tetap berada di jalurnya,” katanya.

Sejumlah wartawan yang hadir pun mengapresiasi keterbukaan tersebut. Namun mereka juga mengingatkan, transparansi tidak cukup hanya lewat forum diskusi, melainkan harus diwujudkan dalam praktik nyata: penyampaian informasi perkara yang jelas, penindakan hukum yang tegas, dan konsistensi dalam mengawal kepentingan masyarakat.

Acara yang berlangsung hangat ini menjadi momentum penting. Kejari Sanggau berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan media, sementara pers siap menjalankan fungsi kontrol sosial.

Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan penegakan hukum yang bersih, transparan, dan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.
 

Writter : Agustami | Editor : DR_27