Kekeringan Mengintai Papua Tengah, Nadiya Putri Muliyantina Dorong Aquaponik sebagai Senjata Ketahanan Pangan
Kekeringan Mengintai Papua Tengah, Nadiya Putri Muliyantina Dorong Aquaponik sebagai Senjata Ketahanan Pangan
Papua Tengah Tribunnusantara-web.id menghadapi ancaman nyata akibat perubahan pola cuaca dan tantangan ketersediaan air yang berpotensi mengganggu sektor pertanian serta pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Kondisi ini menjadi perhatian serius Nadiya Putri Muliyantina melalui artikel opininya berjudul “Melawan Kekeringan di Papua Tengah dengan Ketahanan Pangan Berbasis Aquaponik.”
Nadiya menilai persoalan pangan tidak boleh terus dipandang sebagai masalah musiman yang hanya mendapat perhatian ketika krisis datang. Menurutnya, daerah yang kaya sumber daya alam harus mulai membangun sistem pangan yang lebih tangguh, efisien, dan mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan.19/06/2026
“Jangan menunggu lahan mengering dan hasil panen menurun baru mencari solusi. Ketahanan pangan harus dibangun dari sekarang dengan inovasi yang tepat,” tegas Nadiya.
Ia menawarkan konsep aquaponik sebagai salah satu langkah konkret. Sistem yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman ini dinilai mampu menghemat penggunaan air sekaligus membuka peluang produksi pangan di tengah keterbatasan lahan dan tantangan iklim.
Bagi Nadiya, kekeringan bukan sekadar persoalan alam, tetapi juga ujian terhadap keseriusan semua pihak dalam menyiapkan masa depan pangan Papua Tengah. Tanpa langkah adaptasi dan inovasi sejak dini, masyarakat berisiko menghadapi tantangan yang lebih berat di masa mendatang.
Artikel opini tersebut menjadi seruan agar pemerintah, akademisi, komunitas, dan masyarakat tidak tinggal diam, melainkan bergerak bersama menghadirkan teknologi pertanian yang berkelanjutan demi menjaga kedaulatan pangan Papua Tengah.
Editor Bruce Elang








































Komentar via Facebook