Keluarga Korban Pembunuhan SL Desak Polisi dan Kejaksaan Mimika Beri Kepastian Hukum

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 20 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Keluarga Korban Pembunuhan SL Desak Polisi dan Kejaksaan Mimika Beri Kepastian Hukum

Timika, TribunNusantara.web.id | Keluarga korban pembunuhan berinisial SL mendesak aparat penegak hukum, baik Kepolisian maupun Kejaksaan di Kabupaten Mimika, agar menegakkan aturan secara adil serta memberikan kepastian hukum dalam penanganan perkara tersebut.

Desakan itu disampaikan karena kasus yang terjadi pada 28 Januari 2026 hingga kini belum memiliki kejelasan mengenai status hukum pihak yang diduga sebagai pelaku maupun tahapan proses hukum yang telah berjalan.

Keluarga korban mengaku belum memperoleh informasi apa pun terkait perkembangan pengusutan kasus tersebut. Mereka mempertanyakan sejauh mana proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan, termasuk apakah perkara telah dilimpahkan kepada pihak Kejaksaan.

“Kami keluarga korban hanya ingin kepastian hukum. Kasus ini sudah terjadi sejak 28 Januari 2026, tetapi sampai sekarang belum ada informasi yang jelas mengenai status hukum pelaku dan perkembangan prosesnya,” ungkap pihak keluarga.

Menurut keluarga, komunikasi dan keterbukaan informasi dari aparat penegak hukum sangat penting agar pihak korban tidak merasa diabaikan dalam proses penegakan hukum.

Mereka berharap Kepolisian dapat memberikan penjelasan mengenai perkembangan penyidikan. Sementara itu, Kejaksaan diharapkan memastikan setiap tahapan penanganan perkara berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku apabila berkas perkara telah dilimpahkan.

Keluarga juga meminta agar proses hukum tidak berhenti tanpa kejelasan. Mereka menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian kepada aparat penegak hukum, namun tetap meminta agar hak keluarga korban untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan perkara diperhatikan.

“Kami tidak meminta perlakuan khusus. Kami hanya meminta hukum ditegakkan seadil-adilnya dan secara transparan. Kalau prosesnya masih berjalan, sampaikan kepada keluarga. Kalau sudah ada tahapan yang dilakukan, kami juga ingin mengetahuinya,” tegas keluarga.

Keluarga korban berharap kasus tersebut mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum di Mimika sehingga dapat memberikan kepastian hukum bagi semua pihak sekaligus menjawab rasa keadilan keluarga korban.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Kepolisian maupun Kejaksaan terkait perkembangan terbaru perkara tersebut. Konfirmasi dari kedua institusi diperlukan untuk memastikan status hukum dan tahapan penanganan perkara secara akurat.

 

Writter : M.G Fakaubun