Kendari Diarahkan Jadi Episentrum Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 09 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Kendari Diarahkan Jadi Episentrum Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

Kendari Diarahkan Jadi Episentrum Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

KENDARI, Tribunnusantara-web.id Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan Kota Kendari memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus pusat industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) di kawasan timur Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Wiyagus saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari di Lapangan Upacara Balai Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (9/5/2026).

Dalam amanatnya, Wiyagus mengapresiasi pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, hingga seluruh elemen warga yang dinilai berkontribusi besar terhadap kemajuan Kota Kendari selama hampir dua abad terakhir.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan akuntabel.

Momentum HUT Kendari tahun ini juga dinilai semakin istimewa karena bertepatan dengan penyelenggaraan UCLG ASPAC 2026. Wiyagus menyebut ajang internasional tersebut menempatkan Kendari sebagai pusat perhatian kawasan Asia-Pasifik dalam bidang tata kelola pemerintahan daerah.

“Ini bukan sekadar seremoni. Kepercayaan dunia internasional kepada Kendari menjadi bukti bahwa kota ini dinilai mampu sejajar dengan kota-kota besar dunia,” ujar Wiyagus.

Ia menilai pembangunan Kota Kendari saat ini telah berjalan pada jalur yang tepat dengan memadukan pembangunan infrastruktur modern dan pelestarian budaya lokal.

“Kota yang modern namun tetap menjaga akar budayanya. Kota yang ambisius secara ekonomi namun tetap inklusif secara sosial,” katanya.

Di tengah tekanan ekonomi global, Wiyagus mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Kendari yang mencapai 5,16 persen atau melampaui rata-rata nasional. Stabilitas harga daerah juga dinilai cukup terjaga melalui kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dengan tingkat inflasi 2,96 persen.

Tak hanya itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kendari yang mencapai 86,36 disebut menjadi salah satu capaian paling menonjol karena menempatkan kota tersebut di posisi keenam nasional.

Menurut Wiyagus, angka itu menjadi bukti nyata bahwa investasi pemerintah pada sektor pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat mulai menunjukkan hasil signifikan.

Ia juga menyoroti posisi strategis Kendari sebagai gerbang logistik, perdagangan, dan jasa di Sulawesi Tenggara. Potensi ekonomi biru melalui pengembangan kawasan Teluk Kendari dinilai mampu mendorong lahirnya pariwisata bahari terintegrasi sekaligus memperkuat distribusi komoditas unggulan daerah.

 

Dengan dukungan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia yang terus meningkat, Kendari diyakini memiliki syarat lengkap untuk bertransformasi menjadi episentrum ekonomi kreatif dan pusat industri MICE di Indonesia timur.

“Transformasi ini akan membuka lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wiyagus juga menyampaikan lima agenda prioritas pembangunan daerah, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, percepatan pembangunan infrastruktur, pengembangan kota berkelanjutan, penguatan inovasi nutrisi dan pendidikan vokasi, hingga menjaga ketahanan sosial budaya di tengah arus globalisasi.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan HUT ke-195 Kota Kendari sebagai momentum refleksi sekaligus semangat baru untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Dirgahayu Kota Kendari. Semoga momentum ini menjadi motor penggerak terwujudnya pemerintahan daerah yang lebih baik,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, jajaran Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kota Kendari, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

(*****)