KEPALA DESA KAIWATU APRESIASI RESPON CEPAT KAPOLRES MALUKU BARAT DAYA DALAM MENANGANI KESALAHPAHAMAN WARGA

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 09 Maret 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

KEPALA DESA KAIWATU APRESIASI RESPON CEPAT KAPOLRES MALUKU BARAT DAYA DALAM MENANGANI KESALAHPAHAMAN WARGA

Maluku Barat Daya Tiakur TribunNusantara – Web- id /Kepala Desa Kaiwatu, Roy Lewanmeru, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolres Maluku Barat Daya beserta jajaran anggota kepolisian atas respons cepat dalam mengamankan situasi kesalahpahaman antara dua kelompok warga yang masih memiliki hubungan kekeluargaan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 9 Maret 2026, sekitar pukul 15.00 WIT, yang dipicu oleh kesalahpahaman terkait persoalan lahan antara kedua pihak.

Menyikapi situasi tersebut, pihak Kepolisian Resor Maluku Barat Daya bergerak cepat turun ke lokasi untuk mengamankan kondisi di tempat kejadian perkara (TKP) guna mencegah terjadinya konflik yang lebih besar di tengah masyarakat.

Kepala Desa Kaiwatu, Roy Lewanmeru, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas langkah cepat yang diambil oleh Kapolres Maluku Barat Daya yang bahkan turun langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

“Saya sebagai Kepala Desa Kaiwatu memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak Kapolres Maluku Barat Daya bersama jajaran anggota kepolisian yang telah merespons dengan cepat kejadian ini. Bahkan Bapak Kapolres turun langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Saya memberikan jempol dan penghargaan atas kepemimpinan beliau dalam menjaga keamanan masyarakat,” ujar Roy Lewanmeru.

Lebih lanjut, Roy Lewanmeru menjelaskan bahwa kedua kelompok yang terlibat dalam kesalahpahaman tersebut pada dasarnya masih memiliki hubungan keluarga.

Menurutnya, perbedaan tempat tinggal menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya kesalahpahaman antara kedua pihak.

“Kedua belah pihak ini sebenarnya adalah orang bersaudara. Hanya saja mereka tinggal di tempat yang berbeda, ada yang menetap di Toinaman dan ada yang tinggal di Desa Kaiwatu. Namun secara kekeluargaan mereka tetap satu keluarga,” jelasnya.

Sebagai pimpinan di tingkat desa, Roy Lewanmeru juga menyampaikan permohonan maaf kepada Kapolres Maluku Barat Daya beserta seluruh jajaran kepolisian atas kejadian yang sempat menimbulkan ketegangan di wilayah tersebut.

“Saya sebagai Kepala Desa Kaiwatu juga menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Kapolres Maluku Barat Daya dan seluruh jajaran kepolisian atas kejadian ini. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali, dan masyarakat tetap menjaga hubungan kekeluargaan serta kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Desa Kaiwatu dan wilayah sekitarnya agar selalu mengedepankan komunikasi yang baik serta menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah dan jalur hukum yang berlaku, demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Dengan adanya penanganan cepat dari pihak kepolisian, situasi di wilayah tersebut saat ini dilaporkan telah kembali aman dan kondusif.

(KAREL MOA)