Kepengurusan BMP Dogiyai Diklaim Dilantik di Nabire, Publik Pertanyakan Status dan Legalitas Organisasi
Kepengurusan BMP Dogiyai Diklaim Dilantik di Nabire, Publik Pertanyakan Status dan Legalitas Organisasi
Dogiyai, Papua Tengah Tribunnusantara-web.id – Informasi mengenai pelantikan kepengurusan Barisan Merah Putih (BMP) Kabupaten Dogiyai beredar luas di media sosial dan grup percakapan masyarakat Papua Tengah. Dalam informasi tersebut disebutkan bahwa struktur kepengurusan BMP Kabupaten Dogiyai telah resmi dilantik oleh Badan Pengurus Pusat (BPP) BMP di Nabire pada Rabu, 24 Juni 2026.
Susunan pengurus yang beredar antara lain:
Ketua: Nolas Douw
Sekretaris: Amos Pigai
Bendahara: Otolin Agapa
Ketiganya disebut berasal dari Distrik Kamuu Timur, Kabupaten Dogiyai.
Beredarnya informasi ini langsung memantik beragam respons dari masyarakat. Pasalnya, unggahan yang beredar juga memuat klaim mengenai tujuan organisasi tersebut, termasuk narasi yang berkaitan dengan isu Papua dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pengurus BMP, Pemerintah Kabupaten Dogiyai, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, maupun aparat keamanan yang mengonfirmasi pelantikan tersebut ataupun menjelaskan status organisasi dimaksud.
Sejumlah kalangan menilai informasi seperti ini perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak memunculkan spekulasi maupun keresahan di tengah masyarakat, mengingat Papua masih menjadi wilayah yang sensitif terhadap isu keamanan, politik, dan organisasi kemasyarakatan.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Konfirmasi dari pihak terkait menjadi penting agar publik memperoleh informasi yang utuh dan akurat.
Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pengurus BMP dan instansi berwenang mengenai legalitas, kepengurusan, serta tujuan organisasi tersebut. Berita ini akan diperbarui apabila telah diperoleh keterangan resmi.
Editor : Bruce Elang








































Komentar via Facebook