Ketua Karateker KNPI Mimika Diminta Dievaluasi, Yowan: "Jangan Jadikan Rumah Pemuda Alat Kepentingan Pribadi"
Ketua Karateker KNPI Mimika Diminta Dievaluasi, Yowan: "Jangan Jadikan Rumah Pemuda Alat Kepentingan Pribadi"
Timika Tribunnusantara-web.id – Polemik pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II KNPI Kabupaten Mimika kembali memanas. Kali ini, kritik keras datang dari Yowan yang menilai kepemimpinan Ketua Karateker DPD II KNPI Mimika telah memicu keresahan di kalangan organisasi kepemudaan.
Menurut Yowan, Ketua Karateker yang merupakan salah satu kader senior OKP GMNI Cipayung Mimika dinilai telah mencederai marwah organisasi dengan kebijakan yang dianggap lebih mengedepankan kepentingan pribadi dan kelompok dibanding kepentingan bersama.
"Rumah besar pemuda seharusnya menjadi tempat berhimpun seluruh organisasi kepemudaan, bukan dijadikan alat untuk mengakomodasi kepentingan pribadi maupun kroni-kroninya," tegas Yowan.
Ia juga menyoroti adanya pihak-pihak yang, menurutnya, mencoba mengaitkan nama Bupati Mimika dalam dinamika Musda KNPI. Yowan menegaskan bahwa kegiatan kepemudaan harus dijaga tetap independen dan tidak menyeret nama kepala daerah untuk kepentingan tertentu.
"Jangan membawa-bawa nama Bupati Mimika dalam dinamika Musda KNPI. Jangan jadikan nama Bupati sebagai tameng untuk membenarkan kepentingan kelompok tertentu," ujarnya.
Atas kondisi tersebut, Yowan mendesak DPD l KNPI Provinsi Papua Tengah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Ketua Karateker DPD II KNPI Kabupaten Mimika beserta jajaran kepanitiaan yang dinilai telah menimbulkan polemik berkepanjangan.
Menurutnya, evaluasi diperlukan guna mengembalikan marwah KNPI sebagai wadah pemersatu pemuda, bukan organisasi yang terus diwarnai konflik dan saling tuding.
"DPD l KNPI Papua Tengah harus turun tangan. Jika ditemukan adanya pelanggaran terhadap mekanisme organisasi, maka evaluasi harus dilakukan demi menyelamatkan kehormatan KNPI sebagai rumah bersama pemuda Mimika," katanya.
Yowan berharap seluruh proses penyelesaian polemik dilakukan secara terbuka, objektif, dan sesuai aturan organisasi agar kepercayaan para pemuda terhadap KNPI tetap terjaga.
Penulis : Gunawan F
Editor. : Bruce Elang








































Komentar via Facebook