KETUA PW KAMMI MALUKU: MUKTAMAR KE-14 ADALAH MUKTAMAR KEPULAUAN, DARI TIMUR UNTUK INDONESIA BERKEADILAN

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 25 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

KETUA PW KAMMI MALUKU: MUKTAMAR KE-14 ADALAH MUKTAMAR KEPULAUAN, DARI TIMUR UNTUK INDONESIA BERKEADILAN

AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Christian Center Pantai Talake bergemuruh, Kamis (25/6/2026). Muktamar XIV Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia resmi dibuka di Ambon dengan tajuk “Muktamar Kepulauan”.

Ketua PW KAMMI Maluku Mustakim Rumasukun S.Si menegaskan, tema itu bukan sekadar nama. “Ini hasil diskusi panjang. Ini bagian dari perjuangan kawan-kawan Maluku, perjuangan Pemprov, dan semua stakeholder di Maluku,” ujarnya di podium.

Mustakim menyebut, tema ini lahir dari rasa keadilan yang belum tuntas. “Kita ingin semua lembaga vertikal di Nusantara ikut berjuang. Bagaimana rasa keadilan untuk wilayah kepulauan benar-benar diwujudkan,” tegasnya.

Muktamar ini, kata dia, jadi momentum merumuskan visi-misi kepulauan jadi agenda nasional. “Dari Timur kita teriakkan: Indonesia harus adil untuk Maluku yang maritim, Maluku yang berporos kepulauan.”

Latar belakang Muktamar juga menyasar anak muda. “2030 adalah porosnya Indonesia. Kuncinya generasi muda sekarang. Kita masuk bonus demografi,” jelas Mustakim.

Karena itu, KAMMI dorong kader memaksimalkan potensi dan sumber daya. “Kita bulatkan semua semangat dalam tema perjuangan Muktamar Kepulauan.”

Mustakim mengungkap, Muktamar ini jalan berkat iuran kader, panitia, alumni, dan pengurus pusat. “Kami tidak pernah berurusan dengan Pemprov Maluku. Kami anak Maluku mandiri, inovatif, kreatif,” katanya.

“Kami wujudkan semangat ini dalam tindakan, bukan proposal. Tanpa bantuan pemerintah pun kegiatan bisa jalan,” tambahnya. Menurutnya, itu bukti gerakan mahasiswa belum mati.

Peserta dari seluruh Indonesia hadir di Ambon. “Kawan-kawan datang dengan satu tekad: energi untuk Indonesia,” ucap Mustakim.

“Ini tempat kita menyatukan kekuatan. Kita tunjukkan, dari Timur kita mampu wujudkan Maluku berkeadilan yang didengar pusat.”

Ia menegaskan KAMMI terbuka, modern, dan tidak takut dikritik. “Semua persoalan kita rumuskan dalam diskusi untuk satu energi: Indonesia.”

Muktamar XIV KAMMI akan berlangsung beberapa hari ke depan, merumuskan sikap dan rekomendasi terkait isu kepulauan, bonus demografi, dan keadilan pembangunan.

(H.R)