Ketua PWI Maluku Tenggara Dukung Penuh Rencana Pinjaman SMI untuk Percepatan Infrastruktur Kei Besar

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 01 Desember 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Ketua PWI Maluku Tenggara Dukung Penuh Rencana Pinjaman SMI untuk Percepatan Infrastruktur Kei Besar

Langgur, TribunNusantara.web.id | Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Maluku Tenggara, Agustinus B. Rahakbauw, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara mengajukan pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Pinjaman ini ditujukan untuk mempercepat pembangunan jalan dan jembatan di Pulau Kei Besar yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.

“Pinjaman sebelumnya sebesar seratus miliar lebih berjalan sukses, akuntabel, tidak menimbulkan persoalan, dan hasilnya dirasakan masyarakat. Karena itu saya sangat mengapresiasi Bupati Drs. M. Thaher Hanubun dan kembali mendukung 100 persen,” kata Rahakbauw saat ditemui di Cafe Kopi Kei, Senin, 1 Desember 2025.

Menurut Rahakbauw, ketergantungan pada dukungan Pemerintah Provinsi Maluku tidak cukup untuk mengejar pembangunan, mengingat anggaran provinsi harus dibagi merata ke seluruh kabupaten dan kota.

Ia menilai Bupati Maluku Tenggara memiliki jejaring kuat di tingkat pusat, sehingga peluang percepatan pembangunan infrastruktur terbuka lebih besar jika memanfaatkan skema pembiayaan SMI.

Ia menegaskan bahwa kebutuhan utama masyarakat Kei Besar saat ini adalah akses transportasi yang layak. Keluhan warga hampir seragam, mulai dari wilayah utara timur, utara barat, selatan barat, hingga kecamatan-kecamatan lainnya yang masih terisolasi oleh buruknya jaringan jalan.

Dalam kesempatan itu, Rahakbauw—yang akrab disapa Obama—juga mengingatkan para camat, kepala desa, dan tokoh adat untuk ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak lagi menghambat proyek pemerintah melalui pemalangan atau sasi terhadap pekerjaan jalan.

“Jalan ini bukan untuk dinikmati bupati. Yang menikmati adalah masyarakat sendiri. Jika pembangunan terus dihambat dengan sasi atau pemalangan, kita yang dirugikan. Pemerintah sudah berjuang dan berjiwa besar memperhatikan masyarakat,” ujarnya.

Rahakbauw juga menyentil sikap DPRD. Ia berharap 25 anggota legislatif itu tidak menjadikan rencana pinjaman SMI sebagai alat politik, melainkan berdiri bersama pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku Tenggara.

“Pembangunan harus adil. Kei Besar butuh perhatian besar dan Bupati sudah menunjukkan keberpihakannya. Mari kita dukung karena hasilnya kembali untuk kita semua,” tutupnya.

(BR)