Ketua PWI Maluku Tenggara: Tujuh Bulan, Bupati–Wabup Tunjukkan Kepedulian Nyata
LANGGUR, TribunNusantara.web.id | Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Maluku Tenggara, Agustinus Buce Rahakbauw, memberi apresiasi terhadap kinerja Bupati Maluku Tenggara, Drs. Hi. M. Thaher Hanubun, dan Wakil Bupati Carlos Viali Rahantoknam, S.H.
Baru tujuh bulan memimpin sejak dilantik pada 20 Februari 2025, keduanya dinilai menunjukkan kepedulian besar terhadap pembangunan di berbagai sektor strategis.
Dalam wawancara di kediamannya, Rabu (17/9/2025), Buce menilai duet Thaher–Carlos tampil kompak meski menghadapi keterbatasan fiskal.
“Saya melihat semangat dan kerja sama Bupati dan Wakil Bupati patut diapresiasi. Walaupun daerah sedang dalam efisiensi anggaran, mereka tetap bergandengan tangan dengan Sekda, OPD, hingga 25 anggota DPRD untuk mendorong pembangunan,” ujarnya.
Menurut Buce, pemerintah daerah cermat memprioritaskan sektor pariwisata, perikanan, dan infrastruktur jalan. Tiga sektor ini dianggap vital karena memiliki daya ungkit besar terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Jika konsisten dikelola, pariwisata dan perikanan bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Sementara pembangunan jalan adalah kebutuhan dasar yang langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan juga ditentukan partisipasi publik. Karena itu, PWI Maluku Tenggara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung program pemerintah.
“Sebagai pribadi maupun organisasi, saya mengimbau masyarakat agar bahu-membahu membangun Maluku Tenggara bersama Bupati dan Wakil Bupati,” tegas Buce.
Dalam konteks politik, Buce menilai perbedaan pandangan adalah hal lumrah. Namun, menurutnya, kepentingan masyarakat harus diletakkan di atas ego kelompok.
“Politik itu dinamika biasa. Tapi kita semua berada dalam satu bingkai pemerintahan. Tinggalkan ego, mari sama-sama bekerja untuk Maluku Tenggara,” tambahnya.
Buce juga mengapresiasi upaya Bupati dan Wakil Bupati merangkul berbagai elemen, mulai dari tokoh adat, pemuda, hingga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Menurutnya, langkah itu menegaskan bahwa pembangunan Maluku Tenggara dibangun dengan semangat inklusif.
“Saya justru melihat, di tengah efisiensi, semangat Bupati makin tinggi. Sinergi dengan tokoh adat, pemuda, Forkopimda, dan seluruh jajaran pemerintahan semakin diperkuat,” ucapnya.
Menutup pernyataannya, Ketua PWI Maluku Tenggara menegaskan dukungan penuh terhadap seluruh program pemerintah daerah.
Ia berharap masyarakat tetap bersatu, tidak mudah terpecah oleh perbedaan politik, dan terus berkontribusi dalam mewujudkan Maluku Tenggara yang lebih maju dan sejahtera.
Writter : Bruce Elang








































Komentar via Facebook