Ketua Umum KKBMM Jakarta Imbau Warga Tual Tahan Diri Usai Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Brimob

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 26 Februari 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Ketua Umum KKBMM Jakarta Imbau Warga Tual Tahan Diri Usai Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Brimob

Ketua Umum KKBMM Jakarta Imbau Warga Tual Tahan Diri Usai Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Brimob

 

Jakarta, Tribunnusantara-web.id Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Maluku (DPP KKBMM) di Jakarta, Jamaluddin Kudubun, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Ariyanto Tawakal yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum anggota Brimob di Kota Tual pada 19 Februari 2026.

Dalam pernyataannya, Jamaluddin secara pribadi dan atas nama DPP KKBMM menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Ia mendoakan agar Ariyanto diampuni segala dosanya dan ditempatkan di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan lahir dan batin.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.

Djamaluddin juga menyampaikan doa bagi Nasri Karim yang dikabarkan turut menjadi korban dalam peristiwa tersebut agar segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

Lebih jauh, Jamaluddin mengimbau seluruh masyarakat, khususnya basudara di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar.

“Kami menghimbau agar seluruh masyarakat tetap tenang, tidak terpancing emosi, dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

Menurutnya, penyelesaian yang transparan dan tuntas sangat penting guna memulihkan rasa keadilan serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, khususnya di wilayah Kota Tual.

Momentum bulan suci Ramadan, lanjut dia, seharusnya menjadi waktu untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga kedamaian. Ia berharap masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah puasa dan amalan lainnya dengan khusyuk tanpa terpecah oleh konflik.

“Semoga di bulan penuh berkah ini, kita bisa menjaga kedamaian, mempererat rasa persaudaraan, dan menumbuhkan kasih sayang di antara sesama,” pungkasnya.

 

“Evav”