Kimson Tak Terbendung di Ramadhan Cup 2026, Sinyal Kuat Tual–Malra Menuju Popmal
Langgur, TribunNusantara.web.id | Riuh tepuk tangan belum sepenuhnya reda ketika satu nama kembali disebut sebagai juara umum. Di arena Badminton Ramadhan Cup 2026 tingkat kota dan kabupaten, Kimson Badminton Club sekali lagi menegaskan dominasinya. Hampir seluruh kategori yang dipertandingkan berakhir dengan satu kesimpulan: Kimson terlalu tangguh untuk ditandingi.
Turnamen yang digelar untuk menyambut bulan suci Ramadhan itu mempertemukan atlet-atlet dari Kota Tual dan Langgur, termasuk perwakilan dari Kabupaten Maluku Tenggara. Namun, dari berbagai laga yang berlangsung ketat, klub yang bermarkas di Langgur tersebut tampil paling konsisten.
“Turnamen ini dibuat dalam rangka menyambut bulan Ramadhan. Kami dari Kimson memang setiap ada turnamen selalu ikut turun bertanding. Alhamdulillah, dari semua kategori yang dipertandingkan, Kimson keluar sebagai juara umum,” ujar Dr. Jamil Masaidah, seusai buka puasa bersama tim di Lobi Aurelia Kimson Hotel, Senin, 2 Maret 2026.
Di Kelas A, pasangan Joshua Emsen dan Abdul Putna Rubun tampil impresif hingga merebut posisi puncak. Sementara di Kelas C, dominasi Kimson nyaris absolut: posisi juara pertama, kedua, hingga ketiga disapu bersih. Sebuah capaian yang jarang terjadi dalam kompetisi terbuka tingkat kota dan kabupaten.
Prestasi itu bukanlah kebetulan. Beberapa bulan sebelumnya, Kimson juga menorehkan hasil gemilang dalam turnamen Pangdam se-Provinsi Maluku di Ambon. Di ajang tersebut, mereka keluar sebagai juara pertama Kelas C, mengungguli klub-klub dari berbagai kabupaten/kota di Maluku.
“Sudah terbukti kemarin di Ambon, turnamen Pangdam se-provinsi, kita bisa menang. Jadi kalau nanti Popmal dibuka, bukan tidak mungkin Kota Tual maupun Kabupaten Maluku Tenggara punya kans kuat untuk juara,” kata Jamil dengan nada optimistis.
Pernyataan itu merujuk pada harapan digelarnya kembali Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal), ajang multi-olahraga yang menjadi panggung pembuktian atlet-atlet daerah. Bagi Jamil, konsistensi Kimson adalah bukti bahwa potensi atlet di Tual dan Maluku Tenggara tidak bisa dipandang sebelah mata.
Menariknya, Ramadhan Cup 2026 kali ini berlangsung tanpa dukungan langsung pemerintah daerah. Menurut Jamil, pembiayaan murni berasal dari Pengurus Besar terkait dan panitia penyelenggara. “Biasanya kalau event besar ada dukungan pemerintah, tapi kemarin tidak ada dari Pemda,” ujarnya.
Kimson sendiri menurunkan enam hingga tujuh pasangan, terdiri atas atlet putra dan putri. Dengan komposisi itu, mereka bukan hanya mengandalkan satu dua nama unggulan, melainkan membangun kedalaman skuad—sebuah fondasi penting jika ingin bersaing di level provinsi.
Di tengah euforia kemenangan, Jamil justru memilih berbicara tentang masa depan. Ia berharap pemerintah kota dan kabupaten lebih serius membaca peta potensi atlet muda. “Karena ini menyangkut masa depan atlet daerah,” katanya.
Ramadhan Cup mungkin hanya turnamen tahunan. Namun dari Langgur, gema ambisi itu terdengar lebih jauh: sebuah pesan bahwa dari timur Maluku, kekuatan baru bulu tangkis sedang tumbuh—dan menunggu panggung yang lebih besar untuk membuktikan diri.
(Evav)








































Komentar via Facebook