KNPI Kota Tual Apresiasi Sportivitas Suporter Piala Dunia 2026, Fans Brasil dan Belanda Raih Penghargaan

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 21 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

KNPI Kota Tual Apresiasi Sportivitas Suporter Piala Dunia 2026, Fans Brasil dan Belanda Raih Penghargaan

KNPI Kota Tual Apresiasi Sportivitas Suporter Piala Dunia 2026, Fans Brasil dan Belanda Raih Penghargaan

TUAL, MALUKU Tribunnusantara-web.id  — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tual secara resmi menyerahkan penghargaan kepada para pemenang nominasi suporter terbaik dalam rangkaian kegiatan Piala Dunia 2026 di Kepulauan Kei.21/07/2026

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi, sportivitas, serta kontribusi para suporter dalam menjaga semangat persaudaraan selama perhelatan Piala Dunia berlangsung.

Ketua DPD KNPI Kota Tual, Gasandi, menjelaskan bahwa sejak awal penyelenggaraan Piala Dunia 2026, KNPI membuka dua kategori nominasi, yakni Fans Paling Baterek dan Fans Paling Tertib selama pelaksanaan konvoi di wilayah Kepulauan Kei.

"Kami semua adalah penikmat sepak bola. Karena itu, KNPI Kota Tual menginisiasi pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada para suporter yang telah ikut memeriahkan Piala Dunia dengan tetap menjunjung sportivitas dan kebersamaan," ujar Gasandi.

Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan melalui berbagai data dan pengamatan selama rangkaian kegiatan berlangsung, Koko Yadi dari komunitas Fans Brasil dinobatkan sebagai Fans Paling Baterek, sedangkan Fans Belanda Kepulauan Kei berhasil meraih predikat Fans Paling Tertib sepanjang pelaksanaan konvoi.

Gasandi mengatakan, penghargaan tersebut bukan semata-mata dinilai dari nilai hadiahnya, melainkan sebagai simbol penghormatan atas kebersamaan dan semangat persaudaraan yang telah terbangun di tengah euforia Piala Dunia.

"Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh komunitas suporter untuk terus menjaga sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan dalam setiap kegiatan di masa mendatang," katanya.

Pada kesempatan itu, Gasandi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kepulauan Kei, khususnya warga Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, serta seluruh pihak yang telah berperan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran seluruh agenda Piala Dunia 2026.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan, baik secara organisasi maupun pribadi.

"Perhelatan Piala Dunia telah usai, namun semangat persaudaraan harus tetap kita jaga. Mari terus menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di Kepulauan Kei," tutupnya.

Penulis: —

Editor: Bruce Elang