Langkah Berani Direktur Baru RSUD Fakfak: Evaluasi Perdana Layanan Kesehatan Gratis Lahirkan Tim Verifikasi dan SOP Terbaru

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 28 Agustus 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Langkah Berani Direktur Baru RSUD Fakfak: Evaluasi Perdana Layanan Kesehatan Gratis Lahirkan Tim Verifikasi dan SOP Terbaru

Fakfak, TribunNusantara.web.id |  Hanya berselang beberapa hari setelah resmi dilantik sebagai Direktur RSUD Fakfak, Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep., M.A.R.S., langsung mengambil langkah cepat dan strategis.

Pada Kamis, 28 Agustus 2025, ia memimpin rapat perdana evaluasi Program Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) yang menjadi perhatian utama masyarakat Fakfak.

Rapat evaluasi digelar di Ruang Rapat Akreditasi Lantai 3 RSUD Fakfak pukul 13.30 WIT. Seluruh unsur penting rumah sakit mulai dari jajaran administrasi, bidang medis, keperawatan, dokter umum hingga spesialis, kepala ruang rawat inap, perwakilan poliklinik rawat jalan, hingga kepala unit dan instalasi turut hadir.

Kehadiran lintas unit ini menandai keseriusan sang direktur dalam membangun budaya evaluasi yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada mutu pelayanan.

Program Pelayanan Kesehatan Gratis selama ini menjadi sorotan publik. Di satu sisi, ia membawa harapan besar bagi masyarakat menengah ke bawah untuk memperoleh layanan kesehatan tanpa beban biaya. Namun di sisi lain, program ini juga kerap menimbulkan keluhan terkait kualitas layanan, ketersediaan obat, hingga beban kerja tenaga medis.

Farid menyadari bahwa menyempurnakan program ini bukan sekadar tugas administratif, melainkan sebuah tantangan kepemimpinan yang akan menentukan wajah RSUD Fakfak ke depan.

“Evaluasi ini adalah pintu masuk untuk melihat seberapa jauh program berjalan, apa kendalanya, dan bagaimana kita bisa memperbaiki. Saya ingin semua unsur rumah sakit bicara jujur, terbuka, tanpa beban,” ujar Farid dalam arahannya sebelum rapat, seperti dikutip dari undangan resmi.

Hasil dari rapat evaluasi perdana ini pun cukup signifikan.

“Alhamdulillah, evaluasi pembahasan terkait PKG melahirkan Tim Verifikasi PKG dan juga produk SOP terbaru yang lebih sesuai dengan kebutuhan pelayanan,” ungkap Farid seusai rapat.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Tim Verifikasi akan memastikan pelayanan gratis berjalan tepat sasaran, sementara SOP terbaru diharapkan mampu menjadi panduan teknis yang lebih jelas, modern, dan mudah diimplementasikan.

Keputusan ini dinilai sebagai sinyal kuat dari seorang direktur baru yang tak ingin sekadar meneruskan program, tetapi berani melakukan penyempurnaan sistem.

Publik kini menanti hasil konkret, apakah program kesehatan gratis dapat berjalan lebih efektif, berkesinambungan, sekaligus menjaga kualitas layanan medis yang layak bagi masyarakat Fakfak.

Dengan lahirnya Tim Verifikasi dan SOP terupdate, RSUD Fakfak memasuki babak baru. Sebuah babak di mana pelayanan kesehatan gratis bukan lagi sekadar janji, melainkan komitmen yang dibangun dengan kerja nyata, transparansi, dan keberanian mengambil keputusan strategis.
 

Writter : DR_27