Letkol Inf Wahlin Rahman Jadi Garda Terdepan Saat Kebakaran Pertokoan Fakfak

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 20 September 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Letkol Inf Wahlin Rahman Jadi Garda Terdepan Saat Kebakaran Pertokoan Fakfak

Fakfak, TribunNusantara.web.id | Sabtu pagi (20/9/2025), kepanikan melanda warga Kota Fakfak ketika kobaran api membakar deretan bangunan di Pusat Pertokoan, Jalan Isak Telusa.

Api yang diduga berasal dari salah satu toko di lantai dasar dengan cepat menjalar, melahap tujuh bangunan sekaligus.

Komandan Kodim 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., bergerak cepat. Ia memimpin langsung anggotanya terjun ke lokasi kebakaran, membantu proses evakuasi sekaligus upaya pemadaman agar api tidak merembet lebih jauh.

“Kami bersama anggota segera turun begitu mendapat laporan. Prioritas utama adalah evakuasi warga dan mencegah api meluas ke bangunan lain. Situasi cukup sulit karena api membesar cepat, tapi semua pihak bekerja sama dengan baik,” ujar Wahlin Rahman di lokasi kejadian.

Di tengah kobaran api, terlihat barisan TNI, Polri, petugas pemadam kebakaran Pemkab Fakfak, dan warga yang bahu-membahu melawan si jago merah.

Barang dagangan berhamburan diselamatkan seadanya, sementara sebagian warga memilih membantu menyokong selang air dan menyingkirkan puing-puing agar akses pemadaman lebih leluasa.

Musibah ini tak hanya membawa kerugian materi yang ditaksir mencapai miliaran rupiah, tetapi juga memakan korban jiwa.

Seorang warga dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari atap bangunan saat berusaha membantu memadamkan api.

Setelah lebih dari tiga jam perjuangan, api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 09.30 WIT. Hingga siang hari, aparat TNI/Polri masih bersiaga untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

“Kerja keras dan gotong royong semua pihak menjadi kunci sehingga api bisa dikendalikan. Kami tetap akan membantu hingga situasi benar-benar aman,” tambah Dandim.

Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi warga Fakfak, namun juga memperlihatkan betapa kuatnya solidaritas masyarakat ketika musibah melanda.
 

Writter : Rls/Den