Lusia Imakulata Hegemur Jalankan Reses di Fakfak: Serap Aspirasi Warga Demi Pembangunan Papua Barat yang Lebih Merata
Fakfak, TribunNusantara.web.id | Dengan semangat pengabdian dan kepedulian yang tinggi, Lusia Imakulata Hegemur, S.Sos, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat dari jalur pengangkatan Otonomi Khusus, melaksanakan Reses Ke-III Tahun 2025 di Kabupaten Fakfak.
Kegiatan yang berlangsung sejak 29 Oktober hingga awal November 2025 ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat di tingkat akar rumput.
Selama masa reses, Lusia mengunjungi beberapa wilayah di Fakfak, di antaranya Kampung Nembukteb, Distrik Fakfak Tengah, dan Kampung Kwama.
Setiap kunjungan diwarnai suasana penuh keakraban dan keterbukaan. Masyarakat menyambutnya dengan antusias, menyampaikan berbagai masukan dan harapan terhadap arah pembangunan di Papua Barat.
“Reses ini bukan sekadar agenda formal, tapi wadah untuk mendengar langsung suara masyarakat, agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berangkat dari kebutuhan di lapangan,” ujar Lusia dalam salah satu pertemuannya.
Kegiatan reses yang dilakukan Lusia juga menjadi sarana refleksi atas capaian pembangunan di daerah. Melalui dialog yang intens, ia berkomitmen membawa setiap masukan masyarakat sebagai bahan penting dalam penyusunan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPR Papua Barat.
Lusia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di Papua Barat tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari peningkatan kualitas hidup dan keterlibatan aktif masyarakat dalam prosesnya.
“Kita ingin pembangunan di Papua Barat tumbuh dengan arah yang jelas dan berpihak kepada kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Di setiap lokasi, Lusia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Ia menilai, pendekatan yang humanis dan partisipatif adalah kunci agar setiap program pembangunan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Menutup rangkaian resesnya di Fakfak, Lusia menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menerima dan berpartisipasi dalam dialog pembangunan tersebut. Ia berharap, hasil dari reses kali ini dapat menjadi dasar bagi langkah-langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan Papua Barat yang maju dan sejahtera.
“Bertemu masyarakat secara langsung selalu memberi energi dan inspirasi baru. Dari sinilah semangat untuk terus bekerja bagi daerah ini tumbuh,” tutupnya dengan penuh keyakinan.
Reses Lusia Imakulata Hegemur di Kabupaten Fakfak mencerminkan wujud nyata tanggung jawab seorang wakil rakyat yang hadir di tengah masyarakat. Melalui dialog, kepedulian, dan komitmen, Lusia menunjukkan bahwa pembangunan sejati berawal dari mendengar dan memahami kebutuhan rakyat.
Writter : Den








































Komentar via Facebook