Mabuk Sopi, Rohit dan Rekannya Teror Pedagang Pasar Tual: Peras Uang, Pukul Korban, Ancam Bakar Pasar

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 04 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Mabuk Sopi, Rohit dan Rekannya Teror Pedagang Pasar Tual: Peras Uang, Pukul Korban, Ancam Bakar Pasar

Mabuk Sopi, Rohit dan Rekannya Teror Pedagang Pasar Tual: Peras Uang, Pukul Korban, Ancam Bakar Pasar

TUAL Tribunnusantara-web.id – Aksi premanisme yang meresahkan pedagang kembali terjadi di Pasar Tual. Seorang pria bernama Rohit Saputra Dracahman alias Rohit alias OIT bersama rekannya berinisial IKI diamankan aparat setelah diduga melakukan pemerasan disertai kekerasan dan ancaman terhadap para pedagang di kawasan pasar tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIT. Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua pelaku yang diduga dalam pengaruh minuman keras jenis sopi berkeliling dari kios ke kios memaksa pedagang menyerahkan uang sebesar Rp5.000 per orang.

Uang hasil pungutan paksa itu diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, yakni bermain biliar. Namun aksi keduanya tidak berhenti pada pemerasan semata.

Saat mendatangi kios milik Saharudin alias Rulis, korban meminta agar pelaku bersabar beberapa saat sebelum memberikan uang. Permintaan itu justru memicu kemarahan Rohit yang langsung melayangkan pukulan ke wajah korban hingga mengenai bagian hidung.

Tak hanya melakukan kekerasan fisik, Rohit juga diduga mengeluarkan ancaman yang membuat pedagang ketakutan.

  “Katong ini Orang Kei, Kamong seng takut ka? Nanti Katong bakar pasar itu,” ujar pelaku sebagaimana keterangan yang diperoleh penyidik.

Setelah memukul dan mengancam korban, kedua pelaku kembali berkeliling melakukan pungutan paksa terhadap pedagang lainnya. Aksi mereka akhirnya terhenti setelah mendapat teguran keras dari petugas Satpol PP yang sedang bertugas di lokasi.

Kedua pelaku kemudian meninggalkan pasar dan bergerak menuju kawasan depan Kantor Wali Kota Tual.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa Rohit bukan pemain baru. Ia diketahui telah dua kali melakukan aksi pemerasan dengan modus serupa di Pasar Tual, sehingga keberadaannya sudah lama dikeluhkan para pedagang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Dullah Selatan bergerak cepat dan berhasil mengamankan Rohit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Tual. Sementara rekannya yang berinisial IKI masih dalam pengejaran aparat.

Kapolsek Dullah Selatan, Muhammad Said, menegaskan pihaknya akan menindak tegas segala bentuk premanisme, pemerasan, maupun aksi kekerasan yang mengganggu keamanan masyarakat.

Saat ini penyidik masih melengkapi pemeriksaan saksi, mengumpulkan alat bukti, serta mendalami kemungkinan adanya korban-korban lain yang pernah mengalami tindakan serupa.

Polres Tual memastikan tidak ada ruang bagi aksi premanisme di wilayah hukumnya. Langkah tegas diambil untuk menjamin rasa aman para pedagang dan menjaga stabilitas aktivitas ekonomi di Pasar Tual.

Editor : Bruce Elang