Malra Gandeng Unpatti Cetak Dokter Spesialis
Malra Gandeng Unpatti Cetak Dokter Spesialis
Langgur Tribunnusantara-web.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara mengambil langkah strategis untuk memperkuat sektor kesehatan dengan menjalin kerja sama bersama Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon dalam penyelenggaraan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Bupati Maluku Tenggara, Drs. H. M. Thaher Hanubun, bersama Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Jumat (10/7/2026). Penandatanganan turut disaksikan Plt Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara.
Kolaborasi ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam membangun pelayanan kesehatan yang tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Bupati Thaher Hanubun menilai ketersediaan dokter spesialis merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap layanan rujukan di luar daerah.
Melalui kerja sama ini, Pemkab Maluku Tenggara membuka peluang bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan dokter spesialis, sehingga ke depan rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Maluku Tenggara memiliki tenaga medis yang lebih lengkap, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat.
Sinergi antara pemerintah daerah dan Universitas Pattimura juga diharapkan menjadi fondasi pengembangan pendidikan kedokteran, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta penguatan sistem pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.
Usai penandatanganan, Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura menyerahkan cendera mata kepada Bupati Maluku Tenggara sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun sektor kesehatan yang lebih maju.
Kerja sama ini menjadi investasi jangka panjang bagi Maluku Tenggara, karena kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh ketersediaan dokter spesialis yang kompeten dan siap mengabdi kepada masyarakat.
Editor: Bruce Elang








































Komentar via Facebook