Manager Pantai Kartini Sigap, Lomban Syawalan 2026 Sukses Diserbu Ribuan Wisatawan

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 29 Maret 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Manager Pantai Kartini Sigap, Lomban Syawalan 2026 Sukses Diserbu Ribuan Wisatawan

Jepara, TribunNusantara.web.id | Momen Lebaran Lomban (Kupat Lepet) menjadi bukti kesiapan manajemen Pantai Kartini dalam mengelola lonjakan wisatawan saat Pesta Lomban Syawalan 2026. Di bawah kepemimpinan Edi Kandono, kawasan wisata andalan Kabupaten Jepara ini berhasil menampung ribuan pengunjung yang memadati area hingga antrean tiket mengular sekitar 350 meter.

Puncak Lomban yang digelar Sabtu (28/3/2026) menghadirkan kirab budaya dengan prosesi larungan kepala kerbau bule ke laut. Kirab dimulai dari TPI Ujungbatu dan berakhir di Pantai Kartini sebagai pusat kegiatan utama. Tradisi tahunan ini disambut antusias oleh masyarakat dan wisatawan.

Rangkaian Festival Disiapkan Maksimal

Sejak hari pertama, rangkaian acara telah dipersiapkan secara matang, meliputi:

* Kirab kerbau bule sejauh lebih dari 1 kilometer pada 27 Maret 2026 (dari TPI menuju Tempat Pemotongan Hewan).
* Pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Wahyu Sandang Pangan.
* Puncak larungan kepala kerbau ke laut pada 28 Maret 2026.

Seluruh kegiatan berlangsung lancar, tertib, kondusif, dan penuh kemeriahan.

Tak hanya itu, Festival Kupat Lepet yang digelar di Pantai Kartini menjadi magnet tersendiri. Ribuan kupat dan lepet yang disusun dalam bentuk gunungan langsung diserbu warga sebagai simbol keberkahan dan ungkapan rasa syukur.

Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Manager Pantai Kartini, Edi Kandono, mengungkapkan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan jauh hari guna mengantisipasi membludaknya wisatawan selama pekan Lomban.

Beberapa langkah strategis yang dilakukan antara lain:

Kebersihan Total Area Wisata

Pembersihan dilakukan menyeluruh, baik di dalam maupun luar kawasan, dengan melibatkan pedagang dan masyarakat sekitar.

Keamanan Laut dan Wisatawan

- Pemasangan rambu batas aman pantai
- Imbauan wajib penggunaan pelampung bagi penumpang perahu
- Pembatasan kapasitas penumpang untuk mencegah kelebihan muatan

Sinergi Lintas Instansi

Manajemen berkoordinasi intensif dengan TNI, Kepolisian (Polsek dan Polres Jepara), serta Polairud guna mengawal aktivitas wisatawan, terutama penyeberangan menuju Pulau Panjang.

Pelayanan dan Inovasi Jadi Kunci

Edi Kandono menegaskan bahwa peningkatan pelayanan menjadi fokus utama di tengah persaingan destinasi wisata.

“Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik, melakukan perawatan sarana dan prasarana, serta memperbaiki fasilitas yang rusak agar pengunjung merasa nyaman,” ujarnya.

Selain itu, berbagai inovasi terus dikembangkan, termasuk penambahan spot foto menarik dan area santai untuk meningkatkan daya tarik wisata.

Harapan Pengembangan ke Depan

Ke depan, pihak manajemen berharap adanya dukungan lebih dari pemerintah daerah, khususnya dalam pengalokasian anggaran untuk perbaikan fasilitas yang mengalami kerusakan berat serta pengembangan kawasan wisata.

“Kami berharap ada dukungan untuk peremajaan fasilitas dan penambahan spot wisata agar Pantai Kartini semakin menarik dan nyaman bagi pengunjung,” tambahnya.

Keberhasilan penyelenggaraan Pesta Lomban 2026 ini menjadi bukti bahwa pengelolaan profesional, responsif, dan inovatif mampu menghadirkan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkesan.

Pantai Kartini tidak hanya menjadi pusat perayaan budaya, tetapi juga simbol kolaborasi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat dalam mengembangkan pariwisata daerah. Dengan capaian ini, Jepara semakin menegaskan diri sebagai destinasi wisata budaya dan bahari yang layak diperhitungkan di tingkat nasional.
 

Hani K