Mapurjaya Titip Aspirasi, Remon Dinilai Layak Dipertimbangkan

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 20 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Mapurjaya Titip Aspirasi, Remon Dinilai Layak Dipertimbangkan

Mapurjaya Titip Aspirasi, Remon Dinilai Layak Dipertimbangkan

MIMIKA, PAPUA TENGAH Tribunnasantara-web.id — Lima bulan menjalankan tugas sebagai Kepala Distrik Mimika Timur, Remon Tanser, S.Sos., mulai mendapat perhatian dari masyarakat Mapurjaya. Sejumlah kebutuhan warga yang selama ini menjadi perhatian mulai didorong melalui program dan pelayanan di tingkat distrik, termasuk penerangan jalan, pembangunan dan perbaikan infrastruktur, serta fasilitas pemadam kebakaran di sekitar kawasan pasar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah distrik menjawab kebutuhan masyarakat. Namun, pekerjaan rumah pembangunan di Mimika Timur masih cukup besar, terutama dalam memastikan fasilitas publik dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat langsung bagi warga.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kawasan pasar Mapurjaya. Fasilitas yang belum berfungsi maksimal diharapkan dapat segera dibenahi dan dimanfaatkan kembali sehingga mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Momentum peringatan HUT ke-50 Mapurjaya juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Bupati Mimika. Aspirasi tersebut disampaikan melalui surat yang dibacakan di hadapan masyarakat.21/08/2026

Salah satu poin yang disampaikan adalah harapan agar Remon Tanser dapat melanjutkan pengabdiannya sebagai Kepala Distrik Mimika Timur pada periode berikutnya.

Aspirasi tersebut menunjukkan adanya sebagian masyarakat yang menilai kepemimpinan Remon perlu diberikan kesempatan untuk melanjutkan pekerjaan yang sedang berjalan. Namun, keputusan mengenai jabatan tersebut tetap menjadi kewenangan pemerintah sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Selain pembangunan fisik, persoalan pendidikan dan keamanan generasi muda turut menjadi perhatian dalam momentum tersebut.

Bupati Mimika meminta pemerintah distrik melakukan pendataan terhadap anak-anak yang mengalami putus sekolah. Data yang akurat dinilai penting agar pemerintah dapat mengetahui persoalan di lapangan sekaligus menentukan langkah penanganan yang tepat.

Pengawasan terhadap peredaran dan konsumsi minuman keras juga menjadi perhatian. Pemerintah distrik bersama aparat keamanan diharapkan memperkuat langkah pencegahan, terutama terhadap perilaku yang dapat mengganggu ketertiban umum dan merugikan masa depan generasi muda.

Pesan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan Mimika Timur tidak cukup hanya diukur melalui pembangunan fisik. Penerangan jalan, infrastruktur, pasar dan fasilitas publik harus berjalan beriringan dengan pendidikan, keamanan, pembinaan pemuda, serta pelayanan dasar masyarakat.

Sementara itu, Remon Tanser menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Mimika Timur yang telah berpartisipasi dalam perayaan HUT ke-50 Mapurjaya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan dan pelaksanaan berbagai agenda pemerintahan membutuhkan keterlibatan masyarakat serta pemuda.

 “Ke depan, kalau ada acara-acara besar, kami akan melibatkan seluruh masyarakat dan pemuda untuk bersama-sama mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.”»

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah distrik, masyarakat dan pemuda. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, sementara masyarakat juga membutuhkan ruang untuk terlibat dalam proses pembangunan.

HUT ke-50 Mapurjaya pada akhirnya bukan hanya menjadi momentum perayaan. Di balik peringatan tersebut terdapat sejumlah aspirasi yang perlu dijawab secara bertahap, mulai dari penguatan infrastruktur, pengaktifan kembali fasilitas ekonomi, pendidikan anak, hingga perlindungan generasi muda.

Aspirasi masyarakat kini menjadi pekerjaan rumah pemerintah: memastikan pembangunan tidak berhenti pada janji, tetapi berlanjut menjadi hasil yang dapat dirasakan warga Mimika Timur.

Penulis: M Gunawan F

Editor: Bruce Elang