Masjid An-Nur Banda Efruan Dapat Tambahan Dukungan Rp300 Juta dari Pemkab Maluku Tenggara

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 07 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Masjid An-Nur Banda Efruan Dapat Tambahan Dukungan Rp300 Juta dari Pemkab Maluku Tenggara

Masjid An-Nur Banda Efruan Dapat Tambahan Dukungan Rp300 Juta dari Pemkab Maluku Tenggara

LANGGUR Tribunnusantara-web.id — Pembangunan Masjid An-Nur di Banda Efruan, Kecamatan Kei Besar Utara Timur, Kabupaten Maluku Tenggara, mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.

Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun hadir langsung dalam kegiatan pengecoran dak kubah Masjid An-Nur, Minggu (6/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Thaher menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk kembali memberikan dukungan terhadap kelanjutan pembangunan masjid.

Thaher menyebutkan, Pemkab Maluku Tenggara menyiapkan tambahan bantuan sebesar Rp300 juta pada tahun 2026 untuk mendukung proses pembangunan Masjid An-Nur.

  “Catat Rp300 juta untuk menambah yang tahun ini. Untuk tahun ini, bukan tahun besok. Jadi, kerja terus,” kata Thaher.

Kehadiran Bupati bersamarombongan disambut masyarakat Banda Efruan. Rombongan tiba di lokasi setelah dijemput menggunakan perahu atau sampan, kemudian mendapat pengalungan syal dari masyarakat sebelum mengikuti rangkaian kegiatan.

Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, di antaranya Wakil Wali Kota Tual Hi. Amir Rumra, S.Pi., M.Si., Habib Rifqi Alhamid, S.Kom., M.Si., staf ahli Bupati, sejumlah kepala bagian dan staf Bupati, pimpinan OPD, Camat Kei Besar Utara Timur Chandra Namsa, panitia pembangunan masjid, serta masyarakat setempat.

Dari Tausiyah hingga Pengecoran

Sebelum proses pengecoran dimulai, kegiatan diisi dengan tausiyah, pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan doa bersama.

Setelah itu, Bupati Thaher bersama panitia pembangunan, pekerja dan masyarakat ikut mengambil bagian dalam proses pengecoran dak kubah Masjid An-Nur.

Bagi Thaher, pembangunan rumah ibadah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Ia mengajak masyarakat terus mempertahankan semangat gotong royong dan nilai Ain Ni Ain, yang menjadi salah satu filosofi penting dalam kehidupan masyarakat Kei.

 “Kita semua menyatu menjadi satu. Semua harus bersama-sama agar pembangunan ini bisa diselesaikan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat yang ingin berkontribusi agar memberikan bantuan sesuai kemampuan dan keikhlasan masing-masing.

Menurut Thaher, pembangunan masjid tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Partisipasi masyarakat juga diperlukan agar pekerjaan dapat berjalan secara berkelanjutan.

  “Setiap orang yang menyumbangkan dengan ikhlas, sebutir pasir saja untuk masjid, insyaallah dengan sebutir pasir itu menolong kita di yaumil akhir nanti,” katanya.

Minta Kebersamaan Tetap Dijaga

Selain berbicara mengenai dukungan pembangunan, Thaher mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga persatuan selama proses pembangunan berlangsung.

Ia berharap perbedaan pendapat maupun persoalan teknis dalam pembangunan tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu kebersamaan masyarakat.

   “Untuk kebaikan itu tidak pernah putus asa dan tidak pernah bilang tidak bisa. Harus bisa,” tegasnya.

Thaher berharap tambahan dukungan pemerintah daerah tersebut dapat membantu mempercepat pembangunan Masjid An-Nur hingga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Banda Efruan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan, masyarakat dan seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam proses pembangunan masjid tersebut.

Pembangunan Masjid An-Nur diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi ruang kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat di Banda Efruan.

Editor: Bruce Elang