Mempererat Silaturahmi di Tanah Rantau, KKIG Maluku Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026
AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Masih dalam suasana khidmat peringatan hari kelahiran Rasulullah, Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Provinsi Maluku menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M. Acara tersebut berlangsung penuh kehangatan di Sekretariat KKIG Maluku, kawasan Aster, Kota Ambon, pada Rabu (9/9/2026).
Agenda religius ini dihadiri oleh warga Gorontalo perantauan yang menetap di Kota Ambon, jajaran pengurus Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (IKKIG) Provinsi Maluku, serta ibu-ibu Majelis Taklim Kota Ambon.
-Merawat Tradisi Leluhur di Bumi Raja-Raja
Ketua KKIG Provinsi Maluku, Fahri Hulopi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh panitia serta warga yang menyukseskan acara ini. Ia menegaskan bahwa KKIG Maluku memiliki sejarah panjang yang eksis hingga memasuki periode kepengurusan kelima. Organisasi ini konsisten menjaga tradisi keagamaan di tanah rantau.
"Alhamdulillah, KKIG sudah cukup lama ada di Kota Ambon. Setiap perayaan hari besar Islam, kami tidak pernah luput menggelar kegiatan. Bagi kami, peringatan Maulid ini bukan sekadar seremonial, melainkan sarana krusial untuk mempererat silaturahmi," ujar Fahri.
Fahri juga menambahkan, meski sebagian besar generasi muda KKIG lahir dan tumbuh besar di Ambon, mereka berkomitmen untuk tidak pernah melupakan akar budaya tanah leluhur di Gorontalo.
"Semoga langkah kaki Bapak dan Ibu ke tempat ini membawa berkah, pahala, dan nilai kebaikan. Saya berharap kerukunan ini tetap berjalan semakin manis, harmonis, dan saling menyayangi," tuturnya.
-Kontribusi Ekonomi dan Dukungan untuk Program Pemerintah
Selain fokus pada penguatan internal organisasi, Fahri membeberkan peran strategis warga Gorontalo dalam pembangunan daerah. Saat ini, tercatat ada sekitar 300 hingga 400 warga Gorontalo perantauan yang tersebar di wilayah Kota Ambon dan sekitarnya. Sebagian besar dari mereka menggantungkan hidup sebagai pedagang. Sektor ini terbukti memberikan kontribusi nyata bagi roda perekonomian lokal.
"Kontribusi warga Gorontalo terhadap pemerintah kota maupun provinsi sangat besar, terutama dalam mengembangkan ekonomi dan menyumbang pajak bagi Kota Ambon. Walaupun kami berdarah Gorontalo, kami telah menjadi warga Ambon yang sah. Karena itu, kami juga patut diperhatikan dan wajib disayangi oleh pemerintah serta masyarakat luas," tegas Fahri.
Menutup penyampaiannya, Fahri mengajak seluruh warga KKIG Maluku untuk bersinergi dan mengawal kebijakan pemerintah daerah. KKIG secara kelembagaan menyatakan dukungan penuh terhadap 17 program prioritas Pemerintah Kota Ambon.
"Mari kita dukung penuh program prioritas pemkot. Misi KKIG adalah ikut menopang ekonomi Ambon agar semakin maju dan meningkat, sehingga tingkat kehidupan yang layak di Kota Ambon dapat terwujud bagi kita semua," pungkasnya.
(H.R)








































Komentar via Facebook