Menjelang Natal dan Tahun Baru, Pemkot Tual Tahan Inflasi Lewat GPM—Ketua DPRD: Kebijakan yang Tepat Waktu

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 06 Desember 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Pemkot Tual Tahan Inflasi Lewat GPM—Ketua DPRD: Kebijakan yang Tepat Waktu

Tual, TribunNusantara.web.id | Pemerintah Kota Tual kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Gotong Royong pada Rabu, 3 Desember lalu ini mendapat apresiasi langsung dari Ketua DPRD Kota Tual, Hj. Aisyah Renhoat, S.Pd.

Dikonfirmasi pada Sabtu, 5 Desember 2025, Renhoat menilai pasar murah tersebut merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat menghadapi momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Pasar murah ini sangat membantu warga, terutama umat Kristiani yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru. Kebijakan ini tepat sasaran dan tepat waktu,” ujar politisi PKS itu.

Menurutnya, kondisi alam yang tengah dilanda musim kemarau serta cuaca laut yang tidak bersahabat berpengaruh pada jumlah pasokan bahan pangan ke Kota Tual. Situasi tersebut mendorong naiknya harga sejumlah komoditas.

“Hasil bumi menurun, distribusi laut sering terhambat. Kehadiran pasar murah menjadi penyangga penting agar masyarakat tetap bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” kata Renhoat.

Ia menjelaskan bahwa pasar murah tidak hanya berfungsi menekan kenaikan harga, tetapi juga menjaga ritme inflasi daerah agar tetap terkendali.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menggandeng produsen dan distributor untuk memastikan pasokan barang tersedia dengan harga di bawah pasar.

“Model seperti ini membuat rantai pasok lebih tertata, mengurangi risiko kelangkaan, dan memperkuat distribusi lokal,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan GPM dinilai turut membuka ruang bagi pedagang kecil dan petani lokal untuk memperluas pangsa pasar. Pemerintah daerah juga memanfaatkan momentum tersebut sebagai sarana sosialisasi kebijakan publik lainnya terkait ketahanan pangan dan stabilisasi harga.

Renhoat menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Tual, H. Akhmad Yani Renuat, S.Sos., M.Si., MH., bersama jajaran yang menurutnya terus bergerak cepat mengantisipasi gejolak harga melalui pemantauan ke pasar, toko, dan kios di seluruh wilayah kota.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan seluruh perangkat daerah yang peka dan responsif terhadap kondisi harga barang,” katanya.

Menutup keterangannya, Renhoat berharap program operasi pasar murah dapat dilakukan secara berkelanjutan, bersanding dengan berbagai program ketahanan pangan lainnya.

“Jika konsisten digerakkan, masyarakat akan semakin merasakan kehadiran pemerintah dalam menjawab persoalan ekonomi sehari-hari,” ujarnya.