Menunggu peluncuran resmi pusat; 650 agen sudah siap, data terintegrasi langsung dengan NIK dan berbagai catatan sosial-ekonomi

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 22 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Menunggu peluncuran resmi pusat; 650 agen sudah siap, data terintegrasi langsung dengan NIK dan berbagai catatan sosial-ekonomi

Ambon,Tribun-nusantara.web.id. Pemerintah Kota Ambon bersiap menerapkan sistem digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos). Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, Wendy Pelupessy, menyatakan semua persiapan teknis dan sumber daya manusia sudah matang, tinggal menunggu jadwal peluncuran resmi dari pemerintah pusat yang diperkirakan berlangsung sekitar dua minggu ke depan.

“Kota Ambon termasuk salah satu dari 144 kabupaten/kota di Indonesia yang menjadi percontohan sistem ini. Saat ini sebanyak 650 agen pelayanan sudah siap bertugas untuk membantu proses pendataan dan verifikasi,” jelasnya saat diwawancara awak media Senin (22/6/2026)

Sistem baru ini bekerja dengan mekanisme yang terintegrasi penuh. Setiap warga yang mendaftar akan melalui proses verifikasi biometrik wajah yang langsung terhubung dengan data kependudukan (NIK/KTP). Selain itu, sistem akan otomatis mengecek kondisi ekonomi pemohon, meliputi:

- Jumlah tagihan listrik (konsumsi di atas 1.300 VA dianggap mampu)

- Kepemilikan tabungan atau rekening bank

- Adanya cicilan kendaraan atau aset lainnya

“Dengan sistem ini, tidak ada lagi ruang untuk manipulasi. Data berbicara sendiri. Kami pastikan yang benar-benar berhak menerima bantuan akan mendapatkannya, sedangkan yang sudah mampu tidak akan terdaftar,” tegas Kadis Kesehatan.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang merasa memenuhi syarat untuk segera melapor ke kantor desa, kelurahan, atau negeri masing-masing. Pendataan dilakukan melalui lembaga pemerintahan tingkat terdekat agar lebih mudah dijangkau warga.

Digitalisasi ini diharapkan menghilangkan tumpang tindih data, mempercepat penyaluran, serta menjadikan penyaluran bansos lebih adil, transparan, dan akuntabel bagi seluruh warga Kota Ambon.

(H.R)